Kamis, 23 April 2026

Video

VIDEO - Menteri UMKM Maman Abdurrahman Tinjau Pasar Kualasimpang

Pemerintah Provinsi Aceh, atas arahan Gubernur Aceh, menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi Kementerian UMKM

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman meninjau langsung Pasar Pagi Kota Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (5/1/2025).

Kunjungan ini untuk melihat dampak banjir terhadap aktivitas pedagang kecil serta memastikan langkah pemulihan ekonomi segera dijalankan.

Kehadiran Maman ke pasar tradisional terbesar di Aceh Tamiang menjadi bagian dari agenda Kementerian UMKM dalam merespons bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan berdampak langsung pada pelaku usaha mikro. 

Di lokasi tampak Maman memeriksa kondisi lapak pedagang, fasilitas pasar, serta mendengar laporan mengenai kerusakan peralatan usaha dan terhentinya aktivitas jual beli.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Aceh, Zulkifli M Ali, yang mendampingi kunjungan tersebut mewakili Gubernur Aceh, mengatakan agenda utama Menteri UMKM adalah memastikan pemulihan UMKM tidak berjalan lambat.

Salah satu langkah konkret yang ditinjau Maman Abdurrahman adalah pembangunan sumur bor di kawasan pasar. Program ini disiapkan untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi pedagang dan pengunjung, sekaligus mendukung kebersihan dan kesehatan lingkungan pasar pascabanjir.

Dari lima titik sumur bor yang direncanakan, sebagian telah mulai direalisasikan sebagai upaya menata kembali pasar yang sempat semrawut akibat banjir.

Selain perbaikan fasilitas dasar, Kementerian UMKM juga mendorong penguatan program Klinik UMKM untuk memetakan persoalan usaha secara rinci dan memberikan solusi sesuai kebutuhan di lapangan. 

Kunjungan Maman Abdurrahman ke Aceh disebut telah dilakukan lebih dari sekali dengan fokus pada program yang bisa langsung dijalankan.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman tidak memberikan keterangan pers secara langsung di lokasi karena harus melanjutkan agenda kunjungan ke daerah lain. Namun, Maman sempat menyampaikan arahan melalui panggilan video dari telepon seluler saat sudah berada di dalam helikopter.

Dalam komunikasi singkat tersebut, Maman menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan UMKM di wilayah terdampak banjir serta memastikan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah berjalan efektif. 

Penyampaian keterangan kepada media pun diwakilkan kepada Zulkifli sebagai pendamping Menteri dan perwakilan Pemerintah Provinsi Aceh.

Zulkifli juga menyampaikan pesan kepada pelaku UMKM agar tidak larut dalam dampak bencana. Ia mendorong perbankan untuk memberikan perhatian khusus kepada pelaku usaha yang terdampak banjir.

Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat yang memberi skala prioritas kepada Aceh Tamiang, salah satu wilayah dengan dampak banjir paling parah, selain Aceh Utara, Pidie, dan Pidie Jaya.

Program pemulihan UMKM ini akan menyasar seluruh kelompok usaha secara bertahap, terutama pedagang terdampak banjir. Bantuan mencakup peralatan usaha yang rusak hingga dukungan modal awal, sesuai mekanisme yang berlaku.

Pemerintah Provinsi Aceh, atas arahan Gubernur Aceh, menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi Kementerian UMKM dalam memfasilitasi pemulihan ekonomi daerah. 

Pengalaman saat pandemi COVID-19, menurut pemerintah, menunjukkan UMKM menjadi sektor yang paling bertahan dan kembali diharapkan menjadi penopang utama pemulihan ekonomi pascabencana. (mad)

Narator: Dara

Video Editor: Muhammad Anshar

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved