Video
VIDEO - Polres Bireuen Kerja Bakti Bersihkan Dua Madrasah Terdampak Banjir
Pembersihan dilakukan bersama petugas madrasah, jajaran Polsek Samalanga, serta sejumlah pejabat Polres.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: m anshar
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Personel Polres Bireuen melakukan kerja bakti membersihkan dua madrasah yang terdampak banjir pada Rabu dan Kamis, 14-15 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan memulihkan fasilitas pendidikan agar proses belajar mengajar dapat berlangsung nyaman.
Pada Rabu, ratusan personel yang dipimpin Kabag Kasikum AKP Azharuddin membersihkan MIN 23 Bireuen di Desa Lhok Seumira, Kecamatan Samalanga. Madrasah itu masih dipenuhi endapan lumpur meski sudah beberapa kali dibersihkan. Pembersihan dilakukan bersama petugas madrasah, jajaran Polsek Samalanga, serta sejumlah pejabat Polres.
Keesokan harinya, giliran MIN 48 Bireuen di Desa Alue Kuta, Kecamatan Jangka yang dibersihkan. Kegiatan dipimpin Kabag Ops Kompol Darmansyah. Madrasah tersebut terdampak banjir bandang akhir November lalu.
Kepala MIN 48 Bireuen Fazliadi menyatakan ketinggian air saat banjir mencapai sekitar 1,5 meter. Lumpur yang mengendap setelah air surut memiliki ketebalan sekitar 1,5 cm di dalam ruang kelas dan 40 cm di luar ruangan. Sebanyak 12 ruang belajar serta ruang tata usaha dan guru ikut terdampak.
Fazliadi mengungkapkan kegiatan belajar mengajar telah aktif kembali sejak 5 Januari berkat kerja sama guru dan bantuan alat berat dari Kemenag Bireuen. Namun kondisi sekolah masih sangat terbatas dengan banyak buku dan mobiler yang rusak serta hilang. Sebanyak 10 siswa madrasah tersebut juga kehilangan rumah akibat banjir.
Sementara itu, Kepala MIN 23 Bireuen Karlina turut mengapresiasi langkah kepolisian tersebut. (*)
Narator: Syita
Video Editor: Muhammad Anshar