Sabtu, 25 April 2026

Video

VIDEO Satelit China Perlihatkan AS Buat Benteng di Timur Tengah, Serangan ke Teheran Sulit

Peneliti China menegaskan AS hingga kini kesulitan untuk menyerang Iran layaknya operasi Venezuela

Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Citra satelit China mengungkapkan kehadiran masif militer AS di kawasan Timur Tengah di tengah ketegangan dengan Iran.

Peneliti China menegaskan, AS hingga kini kesulitan untuk menyerang Iran layaknya operasi yang dilakukan Donald Trump terhadap Venezuela.

Para analis Beijing menilai, Washington menghadapi keterbatasan besar melancarkan operasi militer skala penuh ke Teheran.

Terlebih AS tak bisa meniru pendekatan serangan seperti yang dilakukan terhadap Venezuela.

Citra satelit dari perusahaan penginderaan jauh China MizarVision, menunjukkan pengerahan kekuatan AS di pangkalan-pangkalan garis depan dilakukan dengan cepat.

Baca juga: VIDEO Penampakan Makam yang Sudah Disiapkan Iran untuk Amerika

Pakar militer China, Zhang Junshe menyebut, sampai kini tak ada tanda AS akan menyerang Iran.

Satu sinyalnya yakni tak adanya pengerahan pesawat pembom strategis B-2 dan B-52.

Zhang menyebut, Iran punya fasilitas rudal di bunker bawah tanah yang kompleks hingga sulit dihancurkan.

Apalagi dengan persenjataan dan amunisi konvensional.

Zhang menyebut, Iran jauh lebih siap dengan segala resiko dan kemungkinan serangan.

Pasalnya, Iran belajar dari serangan Israel dan AS pada Juni lalu.

Iran juga punya sistem pertahanan udara tambahan THAAD yang jadi pengkuat selanjutnya.

Artikel ini telah tayang di Citra Satelit China Ungkap AS 'Kesulitan' Serang Iran Meski Kerahkan Kapal Induk, Trump Kini Mundur?, 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved