Minggu, 26 April 2026

Video

VIDEO Iran Sebut Uraniumnya Tak Boleh Diganggu Siapa Pun Termasuk AS, China Sependapat

Araghchi menyebut program rudal tersebut bersifat defensif dan tidak dapat dinegosiasikan

Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan pengayaan uranium merupakan hak Iran yang tidak dapat dicabut dalam kondisi apa pun.

Ia menegaskan Teheran sama sekali tidak akan menerima konsep pengayaan nol dalam proses negosiasi.

Menurut Araghchi, pengayaan uranium harus tetap dilanjutkan meski ada tekanan dari pihak luar.

Ia juga memastikan program rudal Iran tidak akan menjadi bagian dari pembahasan dengan Amerika Serikat.

Araghchi menyebut program rudal tersebut bersifat defensif dan tidak dapat dinegosiasikan, baik sekarang maupun di masa mendatang.

Ia menggambarkan perundingan tidak langsung terbaru antara Iran dan AS sebagai awal yang cukup positif.

Baca juga: VIDEO - Negosiasi Iran Seret, Dua Utusan Trump Mendadak Kunjungi Kapal Induk Nuklir AS

Namun Araghchi mengingatkan bahwa masih dibutuhkan waktu panjang untuk membangun kembali kepercayaan kedua negara.

Dirinya menegaskan, seluruh pembicaraan hanya difokuskan pada isu nuklir Iran.

Di saat yang sama, Iran menyatakan siap mencapai kesepakatan yang mengatasi kekhawatiran soal pengayaan uranium.

Namun, Araghchi menekankan negosiasi harus berlangsung tanpa ancaman maupun tekanan.

Di sisi lain, Iran mendapat dukungan dari China dalam isu nuklir.

China menegaskan dukungan terhadap hak Iran untuk mengembangkan program nuklir damai.

Beijing juga mendorong penyelesaian isu nuklir Iran melalui jalur diplomasi dan politik.

Artikel ini telah tayang di Dibekingi China! Iran Tegaskan Tak Bisa Didekte dan Dilucuti AS, Ogah Dilemahkan Lewat Rudal,

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved