Video
VIDEO - DPRK Aceh Tamiang Beroperasi dari Reruntuhan dengan Perbaikan Kanibal
Akibatnya, seluruh aktivitas sekretariat DPRK kini dipusatkan di Ruang Panitia Anggaran berukuran 20x10 meter. K
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: m anshar
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tamiang masih dalam kondisi rusak parah dua bulan pasca diterjang banjir besar. Aktivitas legislatif terpaksa dijalankan dengan sistem perbaikan darurat secara kanibal, memanfaatkan material sisa dari bagian gedung lain yang hancur.
Kerusakan terberat terjadi di lantai satu gedung yang diperkirakan mencapai 95 persen. Seluruh perlengkapan kerja seperti meja, kursi, dan peralatan kantor habis terendam. Sekat ruangan dari kalsibot juga runtuh dan tidak bisa dipakai kembali. Sementara di lantai dua, kerusakan bangunan sekitar 25 persen, namun kerusakan barang mencapai 75 persen. Area luar gedung turut terdampak dengan sekitar 60 persen pekarangan, akses jalan, dan trotoar hancur.
Akibatnya, seluruh aktivitas sekretariat DPRK kini dipusatkan di Ruang Panitia Anggaran berukuran 20x10 meter. Kegiatan resmi dewan sementara dialihkan ke ruang paripurna dan beberapa ruang pimpinan yang telah dibenahi secara darurat.
Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang Syaiful Bahri menjelaskan pola kanibalisme ini terpaksa dilakukan karena anggaran perbaikan dari pemerintah belum turun. Perbaikan dilakukan dengan memanfaatkan kembali material seperti pintu besi dan rangka baja yang masih tersisa. Meski bekerja di tengah keterbatasan dan gedung yang rusak berat, Syaiful Bahri memastikan seluruh agenda dan fungsi legislatif DPRK Aceh Tamiang tetap berjalan normal. (*)
Narator: Syita
Video Editor: Muhammad Anshar