Video
VIDEO Hamas Ingatkan Pasukan Indonesia Tidak Jadi Alat Lucuti Senjata Para Pejuang
Hamas juga meminta agar pasukan yang dikirim ke Gaza fokus untuk mencegah agresi Israel.
SERAMBINEWS.COM - Kelompok Hamas mengklaim telah menghubungi langsung pemerintah Indonesia soal rencana penerjunan pasukan TNI di jalur Gaza.
Pasukan Hamas mewanti-wanti agar pasukan Indonesia tak jadi alat untuk melucuti senjata para pejuangnya.
Pimpinan Hamas Osama Hamdan dalam wawancaranya pada Aljazirah Arab menyebut, penolakan Palestina terhadap pihak luar yang datang ke Gaza.
Ia menegaskan, kekuatan militer manapun yang datang ke Gaza harus membatasi misinya hanya di perbatasan jalur Gaza.
Hamas juga meminta agar pasukan yang dikirim ke Gaza fokus untuk mencegah agresi Israel.
Kemudian menghentikan pelanggaran gencatan senjata, tanpa mencampuri urusan dalam negeri Gaza.
Baca juga: VIDEO - Media Asing Soroti Isu TNI ke Gaza untuk Lucuti Hamas, Kemhan: Fokus pada Misi Kemanusiaan
Penegasan Hamdan ini disampaikan seusai Indonesia mengumumkan akan mengirim ribuan tentara penjaga.
TNI akan dikerahkan untuk menjadi pasukan stabilisasi di jalur Gaza.
Hamdan juga menegaskan bawha pemerintah Indonesia harus mengambil peran netral di perbatasan.
Hamdan juga menegaskan pihaknya sudah mendapatkan jaminan bahwa Indonesia ke Gaza bukan untuk melawan milisi Hamas.
Sebelumnya, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa pasukannya sudah siap berangkat ke Gaza.
Terkait penempatan pasukan di lapangan, TNI masih menunggu koordinasi teknis pelaksanaannya.
Artikel ini telah tayang di Hamas Hubungi Indonesia soal Rencana TNI Dikerahkan ke Gaza, Wanti wanti Tak Perangi Al Qassam,
| VIDEO AS Jaga Ketat Laut Arab, Blokade Kapal yang Masuk dan Keluar dari Iran |
|
|---|
| VIDEO Amerika Akan Kejar Kapal Tanker Pendukung Iran ke Seluruh Dunia |
|
|---|
| VIDEO Dua Tentara Israel Diduga Jadi Mata-mata Iran, Bocorkan Sistem Pertahanan |
|
|---|
| VIDEO - JK Marah: Kasih Tahu Termul-termul! Jokowi Jadi Presiden Itu Karena Saya! |
|
|---|
| VIDEO - Konferensi Internasional Arsitek Berlangsung di Banda Aceh |
|
|---|