Video
VIDEO - HRD Minta Kader Rapatkan Barisan dan Rangkul Semua Tokoh
HRD menyebut, bahwa malam ta’arufan ini sebagai silaturahmi perdana setelah dirinya menerima amanah sebagai Ketua DPW PKB Aceh.
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: m anshar
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh, H. Ruslan Daud atau yang akrab dikenal HRD, mengajak seluruh kader dan keluarga besar PKB Aceh mulai saat ini untuk merapatkan barisan serta membuka diri kepada seluruh elemen masyarakat.
Instruksi tersebut ia sampaikan pada Malam Ta’arufan dan Silaturahmi Pengurus DPW PKB Aceh Periode 2026–2031 yang digelar di Hermes Palace Hotel, Kota Banda Aceh, Minggu (15/2/2026) malam.
Dalam kesempatan itu, HRD juga menginstruksikan seluruh keluarga besar PKB Aceh untuk aktif merangkul berbagai tokoh dan elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh adat untuk bergabung dan bersama-sama membesarkan partai.
HRD menyebut, bahwa malam ta’arufan ini sebagai silaturahmi perdana setelah dirinya menerima amanah sebagai Ketua DPW PKB Aceh.
Menurutnya, kepengurusan periode 2026–2031 diisi kombinasi pengurus lama dan baru dari seluruh kabupaten/kota di Aceh. Karena itu, momentum tatap muka dinilai penting agar kerja-kerja politik ke depan dapat dijalankan secara solid.
Dalam kesempatan itu, selain konsolidasi internal, HRD juga menegaskan komitmen “politik kehadiran” di tengah masyarakat, terutama dalam situasi musibah yang tengah dihadapi sebagian wilayah Aceh.
Ia meminta agar para kader PKD di seluruh Aceh untuk bisa hadir dan berperan meringankan beban masyarakat yang kini belum sepenuhnya pulih pascadilanda bencana.
Tak hanya itu, dalam pidatonya HRD dengan tegas menargetkan bahwa PKB Aceh harus meraih 15 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 mendatang.
Menurutnya, saat ini PKB Aceh memiliki sembilan kursi di DPRA. Sehingga, penambahan enam kursi menjadi target realistis yang harus diperjuangkan bersama seluruh kader dan simpatisan.
Diketahui, malam ta’arufan tersebut menjadi momentum awal konsolidasi kepengurusan DPW PKB Aceh periode 2026–2031. Selain mempererat silaturahmi antar pengurus, kegiatan itu juga menandai dimulainya agenda kerja lima tahun ke depan dengan fokus pada penguatan struktur dan peningkatan perolehan kursi legislatif di tingkat provinsi. (*)
Narator: Syita
Video Editor: Muhammad Anshar