Kamis, 9 April 2026

Video

VIDEO - Kondisi Jalan Bireuen-Takengon Pascabanjir, Pengendara Harus Berhati-hati

Arus lalu lintas kembali normal sekitar pukul 12.00 WIB setelah dilakukan penanganan di lokasi perbaikan.

|
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Ruas jalan Bireuen-Takengon yang rusak parah akibat banjir bandang akhir November 2025 kini telah dilakukan penanganan darurat di sejumlah titik. Kerusakan sebelumnya meliputi badan jalan turun, longsor, hingga jalan terbelah yang sempat membuat kendaraan tidak dapat melintas.

Pantauan pada Kamis (19/2/2026) menunjukkan perbaikan darurat telah dilakukan di beberapa titik rusak lintasan Bireuen-Takengon. Badan jalan yang longsor telah ditimbun dan dilakukan pengerasan mulai dari Km 12 sampai Km 26 kawasan Cot Panglima. Tanda peringatan juga telah dipasang bagi pengguna jalan. Arus lalu lintas terpantau lancar.

Meski perbaikan darurat telah dilakukan, pengendara tetap diimbau waspada saat melintasi jalur tersebut. Beberapa lokasi masih berpotensi longsor, dan material tanah dari perbukitan sering jatuh menutupi badan jalan. Kondisi licin akibat hujan semakin meningkatkan risiko kecelakaan. Selain itu, terdapat tikungan patah yang membutuhkan kesabaran ekstra, terutama saat melintas pada malam hari.

Pada Kamis pagi, sempat terjadi antrean kendaraan dari arah Bireuen menuju Takengon akibat truk yang gagal menanjak di lokasi perbaikan. Badan jalan yang licin setelah diguyur hujan menjadi penyebabnya. Sejumlah truk tangki dari Bireuen tertahan di kawasan tersebut, sementara kendaraan Colt Diesel ada yang berhasil menanjak dan ada yang membutuhkan beberapa kali percobaan.

Arus lalu lintas kembali normal sekitar pukul 12.00 WIB setelah dilakukan penanganan di lokasi perbaikan.

Pejabat Pembuat Komitmen 3.6 Provinsi Aceh, Feby Lesmana, menyatakan perbaikan darurat telah dilaksanakan. Masyarakat diminta tetap berhati-hati saat melintas, terutama saat hujan turun karena dikhawatirkan ada bongkahan tanah yang jatuh ke badan jalan. (*)

Narator: Syita

Video Editor: Muhammad Anshar

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved