Senin, 8 Juni 2026

Video

VIDEO - Ancaman Pembunuhan Khamenei Mencuat, Iran Tegas: Pemimpin Gugur, Negara Tetap Berdiri

Pejabat Hizbullah menyatakan bahwa setiap ancaman terhadap keselamatan Khamenei merupakan garis merah yang tidak dapat ditoleransi

Tayang:

SERAMBINEWS.COM – Pemerintah Iran menegaskan stabilitas negara tidak akan terguncang meski muncul laporan yang menyebut Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menjadi target pembunuhan oleh Amerika Serikat (AS).

Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam wawancara bersama India Today pada Rabu (25/2/2026). Ia menanggapi berbagai laporan media internasional yang mengaitkan Khamenei dengan potensi serangan AS.

Araghchi menegaskan, sistem pemerintahan Iran tidak bergantung pada satu figur semata. Menurutnya, mekanisme konstitusional telah mengatur proses pergantian kepemimpinan apabila terjadi situasi darurat.

Baca juga: VIDEO Iran Beli Rudal Supersonik dari China, Nasib Kapal Induk AS Terancam

“Jadi saya sama sekali tidak khawatir. Bahkan di tengah perang, tidak ada yang runtuh,” ujarnya, seperti dikutip dari The Jerusalem Post, Kamis (26/2/2026).

Ia menekankan bahwa struktur politik Iran dibangun atas dukungan rakyat serta institusi negara, sehingga tidak akan runtuh hanya karena kehilangan satu tokoh. Semua proses suksesi, kata dia, akan berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Di tengah ketegangan tersebut, dukungan terhadap Khamenei juga datang dari kelompok Hizbullah di Lebanon. Pejabat Hizbullah menyatakan bahwa setiap ancaman terhadap keselamatan Khamenei merupakan garis merah yang tidak dapat ditoleransi.

Sementara itu, Israel dikabarkan mengirimkan pesan tidak langsung kepada Hizbullah agar tidak terlibat dalam potensi konflik antara AS dan Iran. Tel Aviv disebut memperingatkan bahwa keterlibatan kelompok tersebut dapat berujung pada serangan balasan yang menargetkan infrastruktur sipil, termasuk bandara.

Situasi ini semakin memperlihatkan eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah, di tengah spekulasi mengenai kemungkinan konfrontasi terbuka antara Washington dan Teheran.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved