Rabu, 8 April 2026

Video

VIDEO - Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Emas Per Mayam di Banda Aceh Meroket

Dampaknya tidak hanya dirasakan pada komoditas emas. Harga minyak dunia juga dilaporkan mengalami tren kenaikan serupa.

Penulis: Indra Wijaya | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonesia indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Harga emas murni di Banda Aceh melonjak drastis imbas eskalasi konflik di Timur Tengah, menyusul serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026) lalu.

Pantauan di Pasar Aceh, Senin (2/3/2026), harga emas murni tembus Rp 8.900.000 per mayam, belum termasuk ongkos pembuatan. Seorang pedagang di Jalan Tgk Chik Pante Kulu, Muhammad Daffa, mengatakan harga tersebut naik Rp 200.000 dari posisi sebelumnya yang berada di angka Rp 8.700.000 per mayam.

Ongkos pembuatan perhiasan di Banda Aceh saat ini berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per mayam, tergantung desain dan tingkat kerumitan.

Kenaikan ini dipicu oleh memanasnya situasi geopolitik setelah serangan di Iran yang dilaporkan menewaskan sejumlah petinggi negara tersebut. Kondisi tersebut mendorong pelaku pasar global beralih ke aset aman atau safe haven, sehingga harga emas dunia ikut menguat.

Dampaknya tidak hanya dirasakan pada komoditas emas. Harga minyak dunia juga dilaporkan mengalami tren kenaikan serupa.

Meski harga melambung, aktivitas jual beli emas di Pasar Aceh justru meningkat. Transaksi didominasi oleh masyarakat yang membeli emas, bukan menjualnya.

Sekitar 95 persen transaksi yang terjadi merupakan pembelian. Masyarakat menilai emas sebagai instrumen investasi yang aman di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Harga emas diprediksi akan terus berada di level tinggi, terlebih dengan meningkatnya permintaan dunia. Salah satu faktor pendorongnya adalah rencana China yang disebut akan melakukan pembelian emas dalam jumlah besar. (*)

Narator: Syita

Video Editor: Muhammad Anshar

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved