Senin, 8 Juni 2026

Video

VIDEO - Iran Guncang Basis Militer AS, 200 Personel Disebut Jadi Target Serangan Rudal Presisi

Salah satu target utama adalah fasilitas komando dan kendali yang berada di luar Pangkalan Udara Al Minhad, Uni Emirat Arab.

Tayang:

SERAMBINEWS.COM – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) kembali melancarkan serangan besar dalam gelombang ke-87 Operasi True Promise 4 pada Senin (30/3/2026).

Dalam operasi tersebut, Iran mengklaim telah menghantam sejumlah target strategis milik Amerika Serikat (AS) dan sekutunya, termasuk pusat komando, markas pasukan, hingga sistem pertahanan penting.

Dikutip dari Al Mayadeen, IRGC menyebut serangan dilakukan melalui empat operasi cepat yang menyasar konsentrasi komandan militer serta infrastruktur vital yang terkait dengan pasukan AS dan Israel.

Baca juga: Perang Iran Mengguncang Ukraina, Zelenskyy Mulai Akui Kemenangan Rusia

Salah satu target utama adalah fasilitas komando dan kendali yang berada di luar Pangkalan Udara Al Minhad, Uni Emirat Arab. Fasilitas ini dilaporkan digunakan oleh pasukan AS dan disebut menampung lebih dari 200 personel, termasuk perwira dan komandan militer.

Tak hanya itu, Iran juga mengklaim berhasil menghancurkan sistem radar peringatan dini milik AS di Dhahran, Arab Saudi, yang berperan penting dalam mendeteksi ancaman udara, termasuk jet tempur.

Dalam insiden terpisah, IRGC turut melaporkan serangan terhadap kapal kontainer yang dikaitkan dengan Israel, yang diidentifikasi dengan nama Express Room. Kapal tersebut disebut menjadi sasaran rudal presisi Iran.

IRGC menegaskan bahwa rangkaian serangan ini merupakan bagian dari kelanjutan Operasi True Promise 4 yang terus digencarkan.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak AS maupun negara terkait mengenai dampak serangan tersebut, termasuk laporan kerusakan atau korban jiwa di lapangan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved