Sabtu, 30 Mei 2026

Video

VIDEO Pasukan Elit Chechnya Umumkan Jihad Bela Iran

Pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov, menegaskan bahwa pasukannya tidak akan tinggal diam jika Washington nekat menginjakkan kaki di tanah Iran.

Tayang:
Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Peta konflik Timur Tengah bergeser drastis. Pasukan elit Chechnya secara mengejutkan mengumumkan kesiapan mereka untuk terjun langsung ke medan laga demi membela Teheran.

Langkah ini menandai bersatunya kekuatan Sunni Chechnya dengan Syiah Iran dalam menghadapi potensi invasi darat Amerika Serikat.

Pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov, menegaskan bahwa pasukannya tidak akan tinggal diam jika Washington nekat menginjakkan kaki di tanah Iran.

Kadyrov menyebut intervensi ini sebagai bentuk "Jihad" dan pertarungan moral melawan hegemoni Barat.

Sementara itu, situasi di lapangan semakin mencekam. Laporan The New York Times pada Minggu (29/3/2026) mengonfirmasi kedatangan ratusan personel pasukan khusus AS, termasuk Navy SEALS dan Army Rangers, di Timur Tengah.

Kehadiran unit-unit terbaik Pentagon ini disinyalir untuk mengamankan titik strategis, termasuk rencana operasi di Pulau Kharg.

AS dipastikan tidak akan menghadapi jalan mudah. Iran dilaporkan telah memobilisasi satu juta pejuang yang siap mati demi mempertahankan kedaulatan mereka.

Dengan dukungan pasukan elit Chechnya yang berpengalaman dalam perang kota, Timur Tengah kini berada di ambang perang darat paling berdarah di abad ini. (*)

Editor: Aldi Rani
VO: Siti Masyithah

Baca juga: Pasukan Chechnya Siap Berperang di Iran Melawan AS

Baca juga: Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov Ingin Mundur karena Kesehatannya Memburuk, Putin Tak Izinkan

Baca juga: Momen Vladimir Putin Cium Al-Quran Berlapis Emas saat Kunjungi Masjid Nabi Isa di Grozny Chechnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved