Selasa, 14 April 2026

Video

VIDEO Amerika Tak Diajak, 40 Negara Bahas Buka Selat Hormuz Tanpa Perang

Inggris mengumpulkan 40 negara untuk membahas opsi membuka Selat Hormuz

Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Inggris mengumpulkan 40 negara untuk membahas opsi membuka Selat Hormuz.

Diskusi penting ini dilaporkan tidak melibatkan Amerika Serikat (AS).

Dalam diskusi, 40 negara ini merundingkan bagaimana cara membuka kembali jalur pelayaran minyak penting yang saat ini tersendat akibat perang AS-Iran.

Pertemuan itu digelar secara virtual dengan menteri luar negeri masing-masing negara pada Kamis (2/4/2026).

Dari laporan Al Jazeera, pertemuan ini mengarah pada solusi non militer sebagai upaya diplomasi untuk memastikan keamanan perlintasan minyak dunia.

Menteri Luar Negeri Inggris, Yvette Cooper menilai bahwa blokade Selat Hormuz adalah langkah yang ceroboh.

Baca juga: 20.000 Pelaut di 2.000 Kapal Terjebak di Selat Hormuz, Kirim Sinyal Minta Tolong di Zona Perang

Penutupan jalur pelayaran vital itu dinilai berdampak pada stabilitas ekonomi global.

Saat ini diketahui, semua aktivitas di Selat Hormuz terhenti karena serangan balasan Iran ke kapal komersil yang melintas.

Untuk itu, negara yang terlibat dalam pertemuan ini sepakat menandatangani pernyataan yang mendesak Iran menghentikan pemblokadean selat.

Disis lain, Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa membebaskan jalur Hormuz bukan tugas utamanya.

Trump justru meremehkan sekutu Eropa AS, karena enggan mendukung perang.

Ia juga memberikan ancaman untuk menarik AS keluar dari NATO karena tak adanya bantuan dari sekutunya itu.

Artikel ini telah tayang di Inggris Ambil Alih Kendali? Kumpulkan 40 Negara Bahas Opsi Buka Selat Hormuz, AS Tak Diajak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved