Minggu, 12 April 2026

Video

VIDEO - Korban Banjir Bireuen Yang Rumahnya Rusak Terima Jadup

Pantauan di Pendopo Bupati Bireuen belasan pegawai PT Pos hadir ke pendopo Bupati Bireuen dan korban banjir yang rumahnya rusak ringan

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Rahmat Erik Aulia

Laporan Wartawan Serambi Indoenesia Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Para korban banjir warga Bireuen yang rumahnya rusak ringan, sedang maupun rusak berat, Jumat (3/4/2026) sore menerima bantuan sosial Jaminan Hidup (Jadup). 

Penyerahan secara simbolis kepada 100 penerima di Pendopo Bupati Bireuen. Sementara ribuan korban lainnya mulai menerima
Senin (6/4/2026) melalui PT Pos Indonesia. 

Pantauan di Pendopo Bupati Bireuen belasan pegawai PT Pos hadir ke pendopo Bupati Bireuen dan korban banjir yang rumahnya rusak ringan, sedang dan rusak berat/hilang juga hadir bersama camat dan juga kepala desa. 

Petugas memanggil satu persatu korban, kemudian menyerahkan surat pemberitahuan mendapat bantuan, korban banjir kemudian memperlihatkan kartu keluarga dan juga KTP, setelah pendataan bantuan langsung diserahkan secara tunai. Saat penyerahan bantuan juga dilakukan foto dokumentasi. 

Nilai bantuan  perjiwa Rp 15.000/orang atau Rp450.000/bulan dan menerima untuk tiga bulan dan diterima sesuai dengan
nama tertera dalam kartu kepala keluarga.

Juru bicara Pemkab Bireuen, Muhajir Juli yang didampingi Kabag Prokopim, Mursyidin SSos MM  mengatakan,penyaluran bantuan jadup dilakukan secara zoom meeting dengan Kementerian Sosial untuk beberapa provinsi dan di Bireuen zoom meeting
bersama Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, Kadis Sosial, Ismunandar ST serta hadir 100 penerima yang diundang. Usai pertemuan zoom meeting langsung dilakukan penyaluran untuk Bireuen.  

Tahap pertama, jumlah total jadup untuk korban banjir dan tanah longsor di Bireuen Rp 22.104.900.000 dengan jumlah penerima 16.374 jiwa/4.759 KK.

Setiap  jiwa mendapatkan 15.000 per hari/450.000 per bulan dan diberikan untuk tiga bulan. Penerima jadup berasal dari korban banjir yang  huniannya masuk kategori rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat/hilang. (*)

Host    : Dara Nazila
Editor  : Rahmat Erik Aulia

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved