Selasa, 9 Juni 2026

Video

VIDEO Trump Tanggapi Serangan Rudal Iran ke Kuwait, Sebut Tak Terlalu Kuat

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut, serangan balasan Iran tidak terlalu kuat.

Tayang:
Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut, serangan balasan Iran tidak terlalu kuat.

Pernyataan ini merujuk pada eskalasi terbaru di Timur Tengah yang menyebabkan Bandara Internasional Kuwait rusak.

Dalam konferensi pers di Gedung Putih pada Rabu (3/6/2026), Trump kembali menegaskan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.

Ia lantas mengklaim bahwa Teheran menyetujui permintaan tersebut.

Di sisi lain, pasukan AS menyerang sebuah kapal tanker yang sedang menuju Pulau Kharg.

Komando Pusat AS (CENTCOM) berdalih kapal itu melanggar blokade yang diberlakukan terhadap pelabuhan Iran.

Baca juga: Update Hari ke-97 Perang Iran: Teheran Tegaskan Tak Takut Ancaman AS, Israel Kembali Gempur Lebanon

Sebagai respons, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan rudal ke pangkalan militer AS di Bahrain dan Kuwait.

Namun, kerusakan justru dialami Bandara Internasional Kuwait dengan laporan satu orang tewas dan puluhan terluka.

Kementerian Luar Negeri Kuwait mengutuk keras serangan tersebut dan menuduh Iran telah meningkatkan eskalasi.

Namun, IRGC membantah bahwa kerusakan di bandara akibat tembakan rudalnya.

Dari hasil investigasi yang dilakukan pihaknya, Bandara Kuwait dihantam oleh rudal Patriot AS yang gagal melakukan pencegatan.

Artikel ini telah tayang di Iran Menggempur Kuwait, Donald Trump Sebut Balasan Teheran Tak Terlalu Kuat

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved