Sabtu, 13 Juni 2026

Video

VIDEO - Jembatan Kutablang Ditutup, Ratusan Pengendara Roda Dua Naik Jembatan Apung Kepala Hiu

Warga juga turut membantu mengatur kelancaran arus kendaraan dari berbagai arah serta menyiram jalan agar tidak berdebu.

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Ratusan pengendara sepeda motor dari arah Kutablang menuju Peusangan maupun sebaliknya memilih melintasi jalur alternatif melalui Jembatan Apung Kepala Hiu di Pante Lhong, Peusangan, serta penyeberangan ketek oranye di Blang Panjoe, Kamis (11/6/2026).

Para pengendara menggunakan jalur tersebut setelah Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, ditutup total. Penutupan berlaku untuk seluruh kendaraan, termasuk roda dua.

Pantauan di lokasi menunjukkan arus kendaraan roda dua silih berganti melintasi Jembatan Apung Kepala Hiu. Selain sepeda motor, becak mesin juga terlihat menggunakan jembatan yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat setempat.

Sejumlah petugas berjaga di sisi timur dan barat jembatan untuk mengatur lalu lintas kendaraan yang naik ke jembatan. Setiap pengendara sepeda motor yang melintas dikenakan tarif Rp5.000, sedangkan penumpang tidak dipungut biaya.

Warga juga turut membantu mengatur kelancaran arus kendaraan dari berbagai arah serta menyiram jalan agar tidak berdebu. Kawasan sekitar jembatan telah ditata dengan baik dan dilengkapi sejumlah petunjuk arah menuju lokasi penyeberangan.

Selain melalui jembatan apung, sebagian warga memilih menggunakan perahu ketek oranye yang melayani penyeberangan dari Blang Panjoe menuju Desa Kubu, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng.

Rahmat, operator lapangan Jembatan Apung Kepala Hiu, mengatakan kondisi air Sungai Krueng Peusangan masih normal dan aktivitas penyeberangan berlangsung lancar sejak pagi. Hari ini banyak pengendara roda dua menggunakan jalur jembatan apung karena jembatan di Kutablang ditutup sementara.

Jembatan apung tersebut memiliki panjang sekitar 55 meter dan lebar 2,5 meter. Struktur jembatan terbuat dari papan yang ditopang batang kelapa dan drum plastik berwarna biru sebagai pelampung.

Pengelola jembatan, Muakhir, menegaskan bahwa kendaraan roda empat belum diizinkan melintas demi alasan keselamatan. Jembatan tersebut memang diperuntukkan bagi kendaraan roda dua dan becak mesin. Pengecualian hanya dapat diberikan dalam kondisi darurat, seperti mengangkut orang sakit menggunakan kendaraan minibus kecil. (*)

Narator: Syita

Video Editor: Muhammad Anshar

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
VS
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved