Video
VIDEO - Pemerintah Aceh Pastikan Korban dan Keluarga Insiden Aceh Hebat 2 Terlayani Penuh
Hingga saat ini, 15 korban ledakan hidrolik pintu mesin kapal Aceh Hebat 2 masih dirawat secara intensif di RSUDZA
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: m anshar
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pemerintah Aceh melalui Dinas Perhubungan memastikan seluruh korban insiden kapal Aceh Hebat 2 mendapat penanganan dan pelayanan terbaik, dengan seluruh biaya pengobatan serta kebutuhan keluarga yang mendampingi ditanggung sepenuhnya.
Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal, menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh terus mengawal proses penanganan korban sesuai arahan gubernur, wakil gubernur, dan sekretaris daerah. Pihaknya terus berkoordinasi dengan ASDP, Poltekpel Malahayati, dan KSOP untuk mendampingi korban dan keluarga, khususnya di RSUDZA.
Faisal memastikan korban mendapatkan perawatan optimal di RSUDZA. Keluarga korban juga mendapat dukungan penuh dari PT ASDP Indonesia Ferry yang menanggung seluruh kebutuhan selama masa penyembuhan.
PT ASDP Indonesia Ferry disebut telah berkomitmen menanggung berbagai kebutuhan keluarga, mulai dari biaya transportasi untuk mendatangkan keluarga dari luar daerah ke Banda Aceh, penginapan, hingga konsumsi selama korban menjalani perawatan.
Biaya pengobatan dan kebutuhan kesehatan lainnya juga dijamin. Selain melalui skema asuransi, ASDP turut membantu seluruh biaya yang timbul akibat insiden tersebut.
Sementara itu, Yusnilayani, orang tua korban M Dio Febriyanto asal Medan, mengaku puas dengan pelayanan yang diterima. Meski sedih, ia mengapresiasi pelayanan di RSUDZA. Seluruh kebutuhan keluarga selama di Banda Aceh dipenuhi, mulai dari konsumsi tiga kali sehari, penginapan hotel, hingga fasilitas tilam, bantal, dan buah-buahan.
Yusnilayani menambahkan, biaya perjalanan keluarganya dari Medan ke Banda Aceh yang ditempuh sejak Sabtu (13/6/2026) juga ditanggung. Ia berharap anaknya terus mendapat perhatian hingga benar-benar pulih dan dapat kembali beraktivitas normal.
Hingga saat ini, 15 korban ledakan hidrolik pintu mesin kapal Aceh Hebat 2 masih dirawat secara intensif di RSUDZA dan terus dipantau petugas kesehatan. (*)
Narator: Dara
Video Editor: Muhammad Anshar