Video
VIDEO - Penampakan "Blood Moon" di Langit Masjid al-Aqsa Palestina
Di Palestina, ribuan warga berkumpul untuk menyaksikan gerhana bulan total dari area kompleks Masjid al-Aqsa di Yerusalem, Palestina.
SERAMBINEWS.COM - Gerhana bulan "blood moon" yang langka terlihat pada hari Minggu di beberapa negara termasuk negara-negara Arab, menarik perhatian banyak orang dan dianjurkan dilaksanakannya salat khusuf.
Di Palestina, ribuan warga berkumpul untuk menyaksikan fenomena alam yang menakjubkan ini. Gerhana tersebut tampak indah dari area kompleks Masjid al-Aqsa di Yerusalem, Plaestina.
Selain di Palestina, fenomena ini juga menarik perhatian publik di negara-negara Arab lainnya. Di Arab Saudi, stasiun penyiaran negara Al-Ekhbariya melaporkan bahwa gerhana bulan kali ini adalah yang terlama sejak 2018. Salat Khusuf juga digelar di dua masjid suci, yaitu Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah.
"Blood moon" adalah nama umum untuk gerhana bulan total. Saat peristiwa ini terjadi, Bumi berada di antara Matahari dan Bulan, menghalangi cahaya Matahari langsung, dan Bulan pun berada di dalam bayangan Bumi.
Atmosfer Bumi menyebarkan gelombang cahaya Matahari yang lebih pendek (biru), sementara membiarkan gelombang cahaya yang lebih panjang (merah) untuk melewatinya. Gelombang cahaya merah inilah yang kemudian menyinari permukaan bulan dan memberikan tampilan kemerahan atau kemerahan pada bulan.
Baca juga: VIDEO - Israel Klaim Tewaskan Abu Obeida, Hamas Balas dengan Hujan Ledakan!