Sabtu, 25 April 2026

Video

VIDEO - Keterangan Pers Istana Mengenai Banyaknya Siswa Keracunan MBG

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan permintaan maaf atas nama Pemerintah imbas banyaknya kasus siswa keracunan MBG.

Editor: Khusna Maulidia

SERAMBINEWS.COM - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan permintaan maaf atas nama Pemerintah dan Badan Gizi Nasional (BGN) imbas banyaknya kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah di Indonesia.

Belakangan, kasus keracunan ribuan pelajar akibat paket MBG terus bertambah hingga muncul desakan agar Presiden Prabowo Subianto menghentikan sementara program MBG.

Dilansir dari Harian Kompas, bahkan tercatat ada lebih dari 5.360 anak yang mengalami keracunan massal akibat MBG itu.

Prasetyo Hadi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan BGN dan pemerintah daerah tentang kasus keracunan massal ini.

Dia memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik-baiknya.

Selain itu, dia juga mengatakan bakal dilakukan evaluasi agar masalah-masalah keracunan massal ini tidak terulang kembali di masa depan.

Tentang sanksi terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai dapur pusat untuk memasak dan menyalurkan makanan bergizi secara teratur, Prasetyo Hadi mengatakan pihaknya akan memberikan sanksi tersebut jika memang terbukti ada kelalaian yang dilakukan.

Namun, Prasetyo Hadi juga berharap pemberian sanksi tersebut tidak mengganggu operasional MBG sehingga para pelajar masih bisa menerima dan menikmati paket MBG tersebut dengan sebaik-baiknya.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul:  Istana minta maaf buntut banyak siswa keracunan mbg bukan kesengajaan akan dievaluasi

Penulis: Rifqah

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved