Sabtu, 11 April 2026

Video

VIDEO Peringatan Hamas: Siap Terima Proposal Gencatan Senjata, Tapi Perang Harus Berakhir Selamanya

Perundingan tidak langsung antara Hamas dan Israel mengenai gencatan senjata di Gaza berlanjut di Mesir memunculkan optimisme

Penulis: Fadia Azzahara | Editor: Fadia Azzahara

SERAMBINEWS.COM -  Perundingan tidak langsung antara Hamas dan Israel mengenai gencatan senjata di Gaza berlanjut di Mesir, memunculkan optimisme di tengah kehadiran mediator senior.

Mengutip laporan dari Reuters, Hamas pada Selasa (7/10)—bertepatan dengan peringatan dua tahun serangan awal—menyatakan kesiapannya mencapai kesepakatan berdasarkan rencana yang didukung oleh Presiden Donald Trump, namun tetap mensyaratkan penghentian permanen perang.

Baca juga: VIDEO Presiden Ekuador Daniel Noboa Diserang! Hujan Peluru Saat Aksi Protes

Pejabat tinggi Hamas, Khalil Al-Hayya, menegaskan bahwa kelompoknya datang ke meja negosiasi dengan serius, siap mencapai kesepakatan asalkan ada jaminan bahwa konflik tidak akan terulang. 

Tuntutan utama Hamas, yang masih menjadi batu sandungan bagi Israel, adalah gencatan senjata permanen dan komprehensif, penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza, dan dimulainya segera proses rekonstruksi.

Di sisi lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tetap teguh pada tujuan perang: memulangkan semua sandera, melucuti kekuasaan Hamas, dan memastikan Gaza tidak lagi menjadi ancaman.

Meningkatnya optimisme juga didukung oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang melihat potensi kemajuan perdamaian yang lebih luas dari sekadar Gaza. 

Baca juga: VIDEO IDF Dihantam Senjata Sendiri—Brigade Al-Quds Ubah Bom Raksasa MK.84 Menjadi Jebakan Maut!

Perundingan diperkirakan akan mencapai titik penentu dengan kehadiran Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani, dan utusan senior AS yang dijadwalkan bergabung pada hari Rabu. 

Kehadiran para mediator kunci ini diharapkan menjadi indikator apakah terobosan signifikan benar-benar dapat dicapai.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved