Minggu, 19 April 2026

Video

VIDEO - Kesemrautan Hingga Kemacetan di Pasar Pante Teungoh Sigli

Warga mudah berbelanja di Pasar Pante Teungoh, mengingat untuk keperluan dapur terpenuhi. 

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: m anshar

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Pasar Pante Teungoh Sigli menjadi sentral bagi pedagang di seluruh penjuru di Kabupaten Pidie. 

Petani menjual hasil bumi di pasar yang masih tradisional tersebut. Selain itu, petani di Pidie Jaya juga ikut menjual hasil panen di Pasar Pante Teungoh. Sehingga pasar tersebut berubah menjadi lautan manusia setiap pagi hari. 

Membludaknya pedagang di Pasar Pante Teungeh, tentunya akan menambah omzet bagi pedagang. Sehingga perputaran uang di Pasar Pante Teungoh sekitar miliaran rupiah setiap. Apalagi saat memasuki musim maulid Nabi, terjadi peningkatan penjualan yang siknifikan bagi pedagang. 

Warga mudah berbelanja di Pasar Pante Teungoh, mengingat untuk keperluan dapur terpenuhi. 

Hampir semua komoditi dijual di Pasar Pante Teungoh, namun sebagian masih harus didatangkan dari Medan, Sumatera Utara. Seperti buah nanas dan mangga. Komoditi lokal masih lebih dominan dijual di Pasar Pante Teungoh. 

Tidak heran, ramai warga setiap pagi membeli segala keperluan di pasar tersebut. Hanya saja, saat ramainya warga datang, kemacetan kendaraan roda dua berulang kali terjadi di jalan di Pasar Pante Teungoh. 

Kemacetan dipicu akibat sepeda motor diparkir di pinggir jalan. Selain itu, warga tidak menggunakan jalan sebagai jalur masuk dan jalur keluar. Sebagian kendaraan roda dua dan becak mesin keluar melalui jalur masuk. Akhirnya beradu kendaraan yang masuk dengan kendaraan yang keluar dari pasar. 

Pemerintah tidak hadir saat kemacetan terjadi. Sehingga kemacetan terus terjadi, terutama di hari Sabtu dan Minggu. Selain itu, ruas jalan di Pasar Pante Teungoh berlumpur saat turun hujan. 

Genangan air di badan jalan pasar Pante Teungoh akibat masih buruknya drainase. 

Pemkab  Pidie harus membenahi sarana di Pasar Pante Teungoh, sebagai penyumbang pendapatan asli daerah atau PAD. Baik bersumber dari parkir kendaraan maupun dari kios hingga lapak di pasar tersebut. 

Kecuali itu, sudah saatnya pemerintah menata Pasar Pante Teungoh bersih dan tidak semraut. (*)

Narator: Dara

Video Editor: Muhammad Anshar 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved