Rabu, 10 Juni 2026

Pasca Gempa

Bumi Subulussalam Terbelah

Titik-titik bumi yang terbelah tersebut terlihat mulai Jembatan Lae Terutung

Tayang:
zoom-inlihat foto Bumi Subulussalam Terbelah
SERAMBI INDONESIA/KHALIDIN
Kondisi puluhan titik jalan negara sepanjang empat kilometer terbelah hingga selebar enam centimeter dengan kedalaman mencapai satu meter lebih di Desa Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam akibat gempa bumi yang mengguncang, Selasa (6/9) dini hari lalu.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia,

Khalidin

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Sekitar empat kilometer bumi Kota Subulussalam terbelah akibat setelah guncangan bencana gempa bumi berkekuatan 6,7 Skala Richter (SR) yang terjadi, Selasa (6/9) lalu. kondisi tersebut terjadi pada jalan Negara yang menghubungkan Aceh dan Sumatera tepatnya di sekitar tanjakan dan tikungan Desa Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam.


Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Subulussalam, Anasri ST kepada Serambi Rabu (7/9) mengatakan jika dalam seminggu kedepan tidak ada perbaikan jalur yang menghubungkan Aceh dan Sumatera itu terancam putus. .”Kalau kita lihat kondisi yang sekarang ini apabila dalam seminggu ini tidak ada upaya perbaikan maka jalan itu akan putus total,” kata Anasri yang mengaku sudah melaporkan masalah tersebut kepada pihak BMCK Aceh.


Pantauan di lapangan, kondisi puluhan titik jalan negara sepanjang empat kilometer terbelah hingga selebar enam centimeter dengan kedalaman mencapai satu meter setengah. Bahkan pada salah satu ruas yang terbilang parah ketika diinjak seperti mengeper sehingga dikuatirkan akan ambruk bila dilindas oleh kendaraan berat. Titik-titik bumi yang terbelah tersebut terlihat mulai Jembatan Lae Terutung, Perkebunan PT Laot Bangko hingga tanjakan menikung Desa Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved