Bintang Radio Takengon Bertarung di Manado
Dua bintang Radio RRI Stasiun Produksi Takengon, Yusuf Bastanta (25) dan Susylawati (28) mewakili Aceh Tengah ke ajang pemilihan
Pemilihan Bintang Radio tingkat Nasional 2011 di Manado berlangsung dari 19 sampai 26 Oktober 2011. Kedua pemenang Bintang Radio Takengon itu didampingi Koordinator RRI Stasiun Produksi Takengon, Riswandi ST. Riswandi mengatakan, Yusuf dan Susylawati mewakili Aceh Tengah dan Bener Meriah sebagai juara Pemilihan Bintang Radio RRI Stasiun Produksi Takengon pada 24 September 2011 di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon setelah menyisihkan 14 peserta kategori pria dan wanita.
Kedua utusan RRI Stasiun Produksi Takengon itu akan bertarung bersama pemenang utusan dari 62 Stasiun RRI di seluruh Indonesia. Sebelum bertolak ke Manado, kedua sudah menjalani latihan di Takengon dan Lhokseumawe di bawah asuhan Ir Wesly Panjaitan, MT Roland dan Muliadi, tiga pakar musik di Provinsi Aceh.
Meski tidak memasang target juara, Riswandi memprediksikan, dua peserta asal dataran tinggi Gayo akan amu menerobos semi final. “Sejak berdirinya RRI Stasiun Produksi Takengon, baru pertama kali mengirim utusan bintang radio ke ajang nasional dan kami optimis dua utusan Gayo itu mampu melangkah ke semi final,” ujar Riswandi.
Berbeda dengan Pemilihan Bintang Radio di Takengon, di Manado, seorang peserta harus menguasai lima lagu dan mampu membawakan denganbaik. Penentuan lagu yang wajib dibawakan di Manado adalah dengan undian, sehingga semua peserta harus menghafal lagu-lagu wajib. Saat final Bintang Radio di Takengon, Yusuf Bantata S masuk final dengan membawakan lagu Aku Jatuh Cinta (Tompi), pada kategori wanita, Susylawati berhasil meraih juara pertama setelah pada babak final, ia menyisihkan Ayumi Harfa Rusli dan Muraini.
Susylawati membawakan lagu andalannya Mimpi (Anggun C Sasmi). “Di Manado seorang peserta wanita harus mampu membawakan lima lagu kategori wanita, peserta pria juga harus menghafal lagu wajib pria,” ujar Riswandi ST.(min)