Puting Beliung Robohkan Bengkel Sigli
Dalam musibah tersebut menyebabkan tiga anak Pardan masing-masing Ali Akbar (20), Zainal (18) dan Asep (16) terjepit di dalam bengkel tersebut
Pardan kepada Serambi, Minggu (25/12) mengatakan, saat peristiwa tersebut terjadi, dirinya tidak berada di bengkel.
Dikatakan, saat itu hanya tiga anaknya itu berada di dalam bengkel tersebut. Kata Pardan, saat itu ketiga anaknya tidak bisa keluar bengkel karena hujan lebat. Sehingga mereka memutuskan bertahan di dalam bengkel. Ketika tiga muda balia itu hendak merebahkan badan di tempat tidur, tiba-tiba bangunan bengkel ambruk menimpa mereka. Bangunan itu sempat diterbangkan angin sehingga menutupi ruas jalan kabupaten.
Lanjut Pardan, ketiga buah hatinya itu terjepit seiring ambruknya bangunan. Asep anak ketiga Pardan sempat menjerit minta tolong.
“Alhamdulilah, ketiga anak saya selamat, tapi bangunan bengkel hancur. Saya mohon bantuan dari pemerintah untuk membantu membangun kembali bangunan bengkel yang ambruk itu,”ujarnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, Apriadi SSos kepada Serambi kemarin mengatakan, pemilik bangunan itu harus melaporkan musibah itu melalui camat guna diurus bantuannya.(naz)