Baitul Mal Bantu Petani Miskin
Rabu, 28 Desember 2011 12:15 WIB
Berita Terkait
- Baitul Mal Aceh Selatan Miliki 1.145 Nasabah
- Realisasi Zakat PNS Pidie Rp 603,7 Juta
- Baitul Mal Training Pengasuh Anak Yatim
- Baitul Mal Aceh Timur Target Rp 5 Miliar
- Baitul Mal Langsa Salurkan Beasiswa
- Tim Komite Temukan Rumah Baitul Mal Asal jadi
- Baitul Mal Aceh Besar Bangun Komplek Formula
- Baitul Mal Salurkan Modal untuk 84 Pedagang
- Anggota DPRK Persoalkan Rumah Baital Mal Aceh
- Baitul Mal Salurkan 19 Becak
ACEH BESAR - Unit Pengelola Zakat Produktif Baitul Mal Aceh (UPZP-BMA), Selasa (27/12), kembali memberikan bantuan modal usaha kepada 47 petani miskin di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar. Modal disalurkan berjumlah Rp 133 juta, dengan rincian Rp 73 juta bersumber dari dana zakat bergulir dan Rp 60 juta dari dana zakat terkumpul 2010. Masing-masing mustahik menerima modal Rp 2-6 juta, tergantung kondisi lahan pertanian.
Kepala UPZP Aceh, Rizky Aulia mengatakan, BMA telah menyiapkan Program Zakat Produktif dengan fokus penyaluran kepada sektor, peternakan, pertanian, perdagangan, dan pengadaan becak mesin.
“Khusus 2011 rincian zakat produktif yang disalurkan untuk sektor perdagangan Rp 1,2 M kepada 274 mustahik. Untuk sektor pertanian Rp 391 juta kepada 120 mustahik. Total zakat produktif bergulir mencapai Rp 6,43 miliar,” kata dia saat menyerahkan bantuan pinjaman modal kepada petani di Desa Rabeu, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, kemarin.
“Sementara untuk sektor sewa beli becak mesin, telah diserahkan 8 becak penumpang dan 2 becak barang kepada 10 mustahik dengan jumlah dana Rp 153 juta,” kata Aulia Rizky.(ami)
Syarat penerima zakat
-Berasal dari keluarga miskin,
-berpotensi wirausaha atau pengalaman awal bertani/ternak,
-komit mengembalikan dana dalam satu tahun,
-bersedia mengikuti pengajian bulanan,
-mengikuti aturan-aturan perjanjian kerjasama.
Kepala UPZP Aceh, Rizky Aulia mengatakan, BMA telah menyiapkan Program Zakat Produktif dengan fokus penyaluran kepada sektor, peternakan, pertanian, perdagangan, dan pengadaan becak mesin.
“Khusus 2011 rincian zakat produktif yang disalurkan untuk sektor perdagangan Rp 1,2 M kepada 274 mustahik. Untuk sektor pertanian Rp 391 juta kepada 120 mustahik. Total zakat produktif bergulir mencapai Rp 6,43 miliar,” kata dia saat menyerahkan bantuan pinjaman modal kepada petani di Desa Rabeu, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, kemarin.
“Sementara untuk sektor sewa beli becak mesin, telah diserahkan 8 becak penumpang dan 2 becak barang kepada 10 mustahik dengan jumlah dana Rp 153 juta,” kata Aulia Rizky.(ami)
Syarat penerima zakat
-Berasal dari keluarga miskin,
-berpotensi wirausaha atau pengalaman awal bertani/ternak,
-komit mengembalikan dana dalam satu tahun,
-bersedia mengikuti pengajian bulanan,
-mengikuti aturan-aturan perjanjian kerjasama.
Editor : hasyim
