Kamis, 11 Juni 2026

Bides Aceh Tamiang Merasa Dianaktirikan

Ratusan Bidan desa (Bides) di Aceh Tamiang meresa dianaktirikan Pemkab. Sebab, Bides tersebut juga menangani pasien JKA

Tayang:
Editor: bakri
KUALASIMPANG – Ratusan Bidan desa (Bides) di Aceh Tamiang meresa dianaktirikan Pemkab. Sebab, Bides tersebut juga menangani pasien JKA, tapi mereka tidak menerima uang jasa medis.

Menurut keketerangan Bides kepada Serambi, Rabu (11/1) pada saat pembagian dana Jaminan Kesehatan Aceh (JKA), para bides di 15 kecamatan di Aceh Tamiang itu hanya jadi penonton saja. Padahl, menurut bides tersebut pasien JKA juga mereka yang tanggani. Bahkan setiap bulan, para bides juga membuat laporan jumlah pasien JKA ke Puskesmas. Rata-rata jumlah pasiennya antara 20 sampai 50 orang dan berobat secara gratis.  

Bides juga mempertanyakan, apa beda bides dengan pegawai lain di Puskesmas. Padahal, para bides ujung tombak dari Puskesmas. Sementara saat pembagian dana jasa medis JKA, bides selalu terlupaka. “Kami merasa telah dianaktirikan oleh Pemkab Aceh Tamiang. Padahal tugas kami juga berat di lapangan,”ujar seorang bides yang minta namanya tidak ditulis di surat kabar.  

Anehnya, tamah bides tersebut, pada tahun 2010 mereka mendapat jasa medis dari JKA sama seperti pegawai lain di Pukesmas sekitar Rp 1 juta,  tapi pada tahun 2011, bides tidak mendapatkan lagi insentif tersebut.(md)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved