Jumat, 12 Juni 2026

Humaira, sang Juara MTQ

Humaira Azzahra--akrab dipanggil Humaira--merupakan siswi SMA Negeri 10 Fajar Harapan yang kerap meraih prestasi

Tayang:
Editor: bakri
Humaira Azzahra--akrab dipanggil Humaira--merupakan siswi SMA Negeri  10 Fajar Harapan yang  kerap meraih  prestasi di dunia Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Pada tahun 2011 lalu, Humaira bahkan meraih medali emas di bidang tilawah pada FLS2N di Makasar.

Saat ditanya cita-citanya, Humaira menyatakan  ingin menjadi  dokter spesialis anak.

Namun,  pendidikan untuk meraih profesi tersebut ingin dilanjutkannya di Mesir. Humaira berargumen, dia ingin menjadi dokter yang Islami. Menurutnya, saat ini Aceh memerlukan dokter-dokter yang Islami, yang bekerja tidak mengutamakan finansial, tetapi menjadikan kerja bagian dari ibadah. Jika dokter telah menanamkan nilai keagamaan dalam profesinya itu, dia yakin masyarakat Aceh tidak perlu lagi berobat ke luar negeri.

“Memberi pelayanan yang baik kepada masyarakat dengan cara-cara Islami, saya yakin masyarakat kita tidak berobat lagi ke luar negeri. Mereka akan mendapatkan dokter yang ramah dan care (peduli) dengan pasiennya. Dokter yang bekerja bukan karena motivasi uang,” tutur dara kelahiran Banda Aceh ini kepada Serambi, Rabu (18/1).

Saat ini Humaira terus mendalami ilmu agama, juga menghafal Alquran. Dia juga terus memperdalam bahasa Arab.  “Kata orang, untuk bisa meraih beasiswa ke Timur Tengah, tidak cukup dengan bahasa  Arab, tetapi juga harus bisa menghafal Alquran,” kata peraih juara  I MTQ FLS2N tingkat provinsi dan  mewakili Aceh ke tingkat nasional di Yogyakarta, tahun 2009 silam.

Apa kiatnya meraih  perstasi? “Apa pun yang kita lakukan harus fokus. Saya dari dulu fokus ingin berprestasi di MTQ. Untuk itu, setiap Subuh secara rutin saya latihan suara, sekitar 10 menit. Agar kualitas suara  bagus saat melantunkan ayat-ayat Alquran, saya juga belajar pernafasan,” kata Humaira. Gadis berumur 16 tahun ini  mengaku banyak belajar pada sang ibu,  seorang qariah yang juga meraih beragam berprestasi.

Selain latihan suara dan pernafasan, Humaira juga menghindar makanan-makanan yang berminyak, tidak melakukan aktivitas yang melelahkan, dan cukup beristirahat.  Berkat kerja keras tersebut, Humaira meraih  prestasi  dalam berbagai lomba melantun ayat-ayat Allah itu.  (c47)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved