Perang Iran vs AS
Iran Mengamuk! Serang Pangkalan AS di 3 Negara dan Tutup Selat Hormuz
Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah Teheran mengklaim telah melancarkan serangan
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
Iran Mengamuk! Serang Pangkalan AS di 3 Negara dan Tutup Selat Hormuz
SERAMBINEWS.COM – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah Teheran mengklaim telah melancarkan serangan terhadap sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain, Kuwait, dan Yordania.
Selain itu, Iran juga mengaku menyerang dua kapal di Selat Hormuz sebagai balasan atas gelombang serangan terbaru yang dilakukan militer AS terhadap sejumlah target di wilayahnya.
Dikutip Serambinews.com melalui Al Jazeera, Kamis (11/6/2026), Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah melancarkan serangan menggunakan pesawat nirawak dan rudal ke beberapa fasilitas militer yang digunakan Amerika Serikat di kawasan Teluk.
Serangan tersebut menandai babak baru eskalasi konflik yang semakin memperburuk hubungan kedua negara di tengah upaya diplomasi yang masih berlangsung.
Baca juga: Iran Tembak Jatuh Helikopter Apache AS di Selat Hormuz, Trump Murka dan Serukan Pembalasan
Iran Klaim Serang Pangkalan AS di Bahrain, Kuwait dan Yordania
Dalam pernyataannya, IRGC menyebut pangkalan udara Sheikh Isa di Bahrain menjadi salah satu target utama serangan drone Iran.
Selain itu, pangkalan udara Ali Al Salem dan Ahmad Al-Jaber di Kuwait juga disebut menjadi sasaran operasi militer tersebut.
Sementara itu, pangkalan udara Al-Azraq di Yordania diklaim dihantam oleh 12 rudal balistik jarak jauh.
Iran menyebut serangan itu sebagai respons terhadap apa yang mereka sebut sebagai "pelanggaran berulang" Amerika Serikat terhadap gencatan senjata yang sebelumnya disepakati pada April lalu.
Bahrain dilaporkan sempat mengaktifkan sirene peringatan serangan udara sebanyak dua kali setelah mendeteksi ancaman di wilayah udaranya.
Di Kuwait, pihak militer menyatakan sistem pertahanan udara berhasil mencegat sejumlah target udara yang dianggap mengancam.
Baca juga: Serangan Udara AS Guncang Seluruh Iran Selatan Kamis Pagi
Selat Hormuz Kembali Memanas
Selain menyerang pangkalan militer, Iran juga mengklaim telah menargetkan dua kapal tanker minyak yang disebut berusaha melintasi Selat Hormuz secara ilegal.
IRGC bahkan mengumumkan bahwa Selat Hormuz ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Dalam pernyataannya, Iran memperingatkan bahwa seluruh kapal tanker minyak maupun kapal komersial yang melintas di jalur strategis tersebut dapat menjadi sasaran serangan.
Ancaman tersebut memicu kekhawatiran dunia internasional karena Selat Hormuz merupakan salah satu jalur perdagangan energi terpenting di dunia.
| Update Perang Iran Hari ke-103: Serangan AS Dibalas, Ancaman Eskalasi Meningkat |
|
|---|
| Update Hari ke-102 Perang Iran: Trump Ultimatum Netanyahu, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk |
|
|---|
| Trump Murka ke Netanyahu: Israel Akan Sendirian Jika Terus Serang Iran |
|
|---|
| Update Hari ke-101 Perang Iran: Rudal Balasan Iran-Israel Picu Kekhawatiran Gencatan Senjata |
|
|---|
| Iran Mengamuk! Hujani Israel dengan Rudal Balistik, Sebut Serangan Beirut Sudah Lewati Semua Batas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Timur-Tengah-Memanas-Iran-Tuding-AS-Mulai-Perang-Hibrida-Pentagon-Bidik-Serangan-Terbaru.jpg)