Ingin Jadi Pakar Pertambangan
Muhammad Nizami, peraih medali perunggu Olimpiade Sains Nasional Bidang Astronomi di Manado, Sulawesi Utara, tahun 2011
“Keinginan itu timbul karena saya sangat miris melihat kondisi negara kita sekarang. Di satu sisi negara kita kaya sumber daya alam. Di lain sisi, kita miskin sumber daya manusianya. Akibatnya, banyak hasil tambang kita dibawa ke negara lain. Sementara kita hanya menikmati sedikit dari sumber daya alam kita itu,” kata juara I Olimpiade Sains Bidang Astronomi tingkat Sumatera bagian Utara (2011) itu, Rabu (18/1).
Selain itu, tambah anak muda yang gemar membaca buku-buku sains ini, sebagai generasi muda Aceh, dia ingin mengelola hasil tambang sehingga bisa dinikmati masyarakat Aceh tanpa merusak alam. Menurutnya, Aceh merupakan salah satu daerah di Indonesia yang kaya hasil tambang, misalnya gas, minyak bumi, bijih besi, emas, dan natrium.
“Jangan sampai yang terjadi di Papua terjadi juga di Aceh,” kata Nizami. Untuk itu, sarannya, Pemerintah Aceh hendaknya memberi beasiswa khusus kepada anak-anak Aceh berprestasi yang ingin menimba ilmu di bidang pertambangan. Dengan demikian, akan lahir putra-putri terbaik Aceh yang akan mengelola pertambangan di Aceh untuk kemakmuran rakyat Aceh sendiri. (c47)