Mahyana, Perawat Terbaik I RSUD Abdya
Ns Mahyana SKep, menjadi perhatian di sela-sela acara peresmian Badan Layanan Umum Daerah-Rumah Sakit
Koordinator Rawat Inap Terpadu- B ini tampak cerah. “Saya bersama teman-teman senang dan puas, karena kinerja yang kita dilakukan dihargai,” ungkap Mahyana yang bergelar Ns (Ners/perawat profesional), di sela-sela acara yang berlangsung meriah tersebut. Penilaian tahun lalu, Mahyana juga berhasil menempatkan diri sebagai perawat terpavorit di RSUD Abdya yang terletak di Padang Meurantee, Ujong Padang, itu.
Menekuni pekerjaan sebagai perawat, wanita kelahiran Banda Aceh tanggal 8 Januari 1973 ini juga sangat puas karena memberikan apa yang terbaik dari dirinya kepada orang lain. Soal kiat yang dilakukan sehingga sukses meraih sebagai pegawai terbaik I bidang perawatan, Mahyana antara lain konsisten melakukan 5 “S” sebagaimana diterapkan pimpinan, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sentuh dan Sukses.
“Dalam pelayanan selalu kita lakukan 5 “S”. Ketemu dengan pasien, kita sambut dengan senyum, bertemu dengan atasan juga kita senyum atau dengan siapa saja sehingga tumbuh suasana akrab dan menyenangkan,” kata Mahyana dengan senyum khasnya.
Mahyana menyelesaikan pendidikan S1 di Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Unsyiah tahun 2006. Bertugas di Kabupaten Abdya sejak tahun 1999 sebagai perawat di Puskesmas Blangpidie, mendampingi suaminya, Azhari yang juga berprofesi sebagai tenaga medis.
Setelah beroperasi RSUD Abdya, Mahyana pindah ke sana dan hingga saat ini masih melakukan tugas sebagai perawat yang diakuinya sebagai tugas menyenangkan karena bisa membantu mereka yang membutuhkan. Selain Mahyana, pegawai terbaik RSUD Abdya juga terdapat 11 nama pegawai lainnya.
Hadiah atas keberhasilan itu, ke 12 pegawai RSUD Abdya yang tampil sebagai terbaik tersebut mendapat penghargaan dan hadiah yang diserahkan Bupati Akmal Ibrahim dan Ketua DPRK Abdya, M Nasir, usai acara peresmian BLUD-RSUD setempat.(nun)