Rumah Abdul Hadi Terbakar
Rumah berkontruksi kayu milik Abdul Hadi (35) di Lancok Pante Ara, Kecamatan Kuala, Bireuen, Kamis (26/1), sekira pukul 11.15 WIB
Saat kebakaran yang menimpa rumah warga miskin itu, Abdul Hadi tengah bekerja di bengkel di kecamatan setempat. Sementara istrinya, Feri Irawati, dan dua anaknya, juga tidak berada di rumah. Karena itu, tidak ada barang-barang yang dapat diselamatkan.
Warga sekitar yang berusaha memadamkan api dengan air seadanya. Api yang diduga berasal dari tumpukan jerami dalam kandang lembu itu, dengan cepat menghanguskan rumah berkontruksi kayu, kemudian menjalar ke dinding tepah bambu, dan atap rumbia tersebut.
Sedangkan rumah milik Mulyadi Usman di sebelah barat rumah Abdul Hadi, dinding dapurnya ikut dilalap api. Namun, cepatnya antisipasi petugas pemadam kebakaran, rumah berkontruksi kayu milik Mulyadi selamat dari amukan sijago merah.
Untuk memadamkan api tersebut, empat armada pemadam kebakaran bersama belasan petugasnya diturunkan ke lokasi. Sementara ratusan warga desa setempat dan sekitarnya, tampak memenuhi lokasi kebakaran. Beberapa di antara mereka ikut membersihkan puing-puing kebakaran.
Akibat kebakaran itu, pemilik rumah mengalami kerugian seratusan juta rupiah. Pakaian, perabotan rumah tangga, dan surat-surat berharga, hangus tebakar. Pascakebakaran, Abdul Hadi bersama istri dan anak-anaknya untuk sementara mengungsi ke rumah tetangga.
Sementara itu, sekira pukul 15.00 WIB, empat armada pemadam kebakaran bersama belasan petugas, tertipu dengan isu kebakaran di Juli Keude Dua, Kecamatan Juli, Bireuen. “Awalnya, petugas mendapat telepon dari warga. Katanya ada rumah terbakar di Keude Dua. Lalu, empat unit armada bersama petugas pemadam kebakaran bergerak cepat ke sana.
“Setiba di lokasi dimaksud, petugas tak mendapati rumah yang terbakar,” kata Agussalim, Kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen.(c38)