Pendapatan Sopir Mopen di Simeulue Menurun
Sejumlah sopir mobil penumpang (mopen) di Kota Sinabang, Kabupaten Simeulue, mengaku penghasilan yang diperolehnya akhir-akhir
“Ya, dampak tidak beroperasinya kapal feri penumpangpun jadi kurang dan berimbas pada penghasilan,” kata Aan, seorang sopir Mopen kepada Serambi, Sabtu (28/1) di terminal Sinabang.
Aan mengaku, kalau aktifitas feri lancar seperti sebelumnya, penumpang Mopennya pun ramai. “Kalau ada feri, penumpang minimal 4 - 5 orang ada yang naik di antar ke tempat tujuan,” ujar Aan yang melayani trayek Teluk Dalam-Simeulue Tengah itu diamini oleh rekan seprofesianya, Sumi.
Selama beberapa hari ini, tambahnya, karena tidak ada penumpang yang diantar, ia memilih barang-barang kelontong dan bahan bangunan untuk dimuat di mobilnya “Daripada kosong muatan di mobil, kami isi dengan barang-barang yang meminta jasa diantar ke tempat tujuan untuk menutupi biaya operasional,” tukas Aan tanpa merinci berapa penghasilannya perhari bila aktifitas kapal feri di Simeulue normal.(c48)