Pengendara Sepmor Kritis Disambar Petir
Rabu, 1 Februari 2012 19:10 WIB

SERAMBI/KHALIDIN
Zulkifli (25) penduduk Jalan Sultan Daulat, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam dilumuri lumpur setelah kritis akibat disambar petir yang menyambar saat hujan deras dan angin kencang mengguyur daerah ini
Berita Terkait
- Sekretaris PA Lhokseumawe Tewas Ditembak
- Tim Kopassus Temukan "Black Box"
- Kotak Hitam Ditemukan 100 Meter dari Ekor Sukhoi
- Kotak Hitam Sukhoi Akhirnya Ditemukan
- Pelaku Penyebar Foto Hoax Korban Pesawat Sukhoi Menyerahkan…
- Hingga Hari Ini, 31 Kantong Jenazah Sudah Dievakuasi
- Konstruksi Dam Ambrol Tewaskan Empat Orang
- Hujan Malam Sebabkan Padi Tak Berisi
- Pebalap Inggris Tewas di Arena Speedway
- Serangan Bersenjata Tewaskan Enam Tentara
Laporan Khalidin | Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM, - Hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur Kota Subulussalam, Rabu (1/2/2012) sore tadi membawa petaka bagi Zulkifli (25), warga Jalan Sultan Daulat, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam. Pemuda yang sehari-hari bekerja di Kantor Kesbangpol dan Linmas Kota Subulussalam itu kritis akibat disambar petir saat sedang mengendarai sepeda motornya (sepmor) di Jalan Pertemuan.
Salah seorang saksi mata, Medan Rayali (33) kepada Serambinews.com mengatakan, peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 16.40 WIB ketika hujan deras mengguyur Subulussalam. Saat kejadian, korban tengah mengendarai sepmor dari arah Jalan Teuku Umar menuju Jalan Malikussaleh. Namun, ketika sedang melintas di Jalan Pertemuan, menjelang Kantor DPRK Subulussalam tiba- tiba petir menyambar korban.
Melihat kejadian tersebut, Medan bersama sejumlah warga langsung mengejar memberikan pertolongan dengan melumpuri tubuh korban ke halaman rumah penduduk setempat. Tubuh korban pun dilumuri dengan lumpur. Hal itu dilakukan untuk menghilangkan rasa panas yang menyengat tubuh korban akibat sambaran petir.
Berdasarkan catatan Serambinews.com, Kota Subulussalam merupakan daerah rawan petir. Pasalnya, setiap hujan turun di daerah ini selalu diwarnai sambaran petir yang menggelegar dan kilat yang menyala-nyala. Petir tak hanya merusak barang-barang elektronik masyarakat namun tak jarang menyambar manusia. (**)
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM, - Hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur Kota Subulussalam, Rabu (1/2/2012) sore tadi membawa petaka bagi Zulkifli (25), warga Jalan Sultan Daulat, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam. Pemuda yang sehari-hari bekerja di Kantor Kesbangpol dan Linmas Kota Subulussalam itu kritis akibat disambar petir saat sedang mengendarai sepeda motornya (sepmor) di Jalan Pertemuan.
Salah seorang saksi mata, Medan Rayali (33) kepada Serambinews.com mengatakan, peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 16.40 WIB ketika hujan deras mengguyur Subulussalam. Saat kejadian, korban tengah mengendarai sepmor dari arah Jalan Teuku Umar menuju Jalan Malikussaleh. Namun, ketika sedang melintas di Jalan Pertemuan, menjelang Kantor DPRK Subulussalam tiba- tiba petir menyambar korban.
Melihat kejadian tersebut, Medan bersama sejumlah warga langsung mengejar memberikan pertolongan dengan melumpuri tubuh korban ke halaman rumah penduduk setempat. Tubuh korban pun dilumuri dengan lumpur. Hal itu dilakukan untuk menghilangkan rasa panas yang menyengat tubuh korban akibat sambaran petir.
Berdasarkan catatan Serambinews.com, Kota Subulussalam merupakan daerah rawan petir. Pasalnya, setiap hujan turun di daerah ini selalu diwarnai sambaran petir yang menggelegar dan kilat yang menyala-nyala. Petir tak hanya merusak barang-barang elektronik masyarakat namun tak jarang menyambar manusia. (**)
Editor : arif
