Bocah Tewas di Dalam Sumur
Kamis, 16 Februari 2012 08:41 WIB
Berita Terkait
- Sekretaris PA Lhokseumawe Tewas Ditembak
- Tim Kopassus Temukan "Black Box"
- Kotak Hitam Ditemukan 100 Meter dari Ekor Sukhoi
- Kotak Hitam Sukhoi Akhirnya Ditemukan
- Pelaku Penyebar Foto Hoax Korban Pesawat Sukhoi Menyerahkan…
- Hingga Hari Ini, 31 Kantong Jenazah Sudah Dievakuasi
- Konstruksi Dam Ambrol Tewaskan Empat Orang
- Pebalap Inggris Tewas di Arena Speedway
- Serangan Bersenjata Tewaskan Enam Tentara
- Pencari Rotan Ditemukan Tewas
SIGLI - Bocah bernama Naufal bin M Jamil (2,5 tahun) warga Gampong Meunasah Leuhob Bambi, Kecamatan Peukan Baro, Pidie, Selasa (14/2) sekitar pukul 15.00 WIB, ditemukan tewas di dalam sumur di Gampong Bale Busu, Kecamatan Mutiara.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Prohaba, Rabu (15/2) menyebutkan, pada hari naas tersebut Naufal yang masih bocah itu dibawa orang tuanya ke Gampong Bale Busu, dengan tujuan membezuk ibu kandungnya yang dirawat di rumah bidan Fatimah binti Yusuf (38). Kala itu, orang tuanya melepaskan Naufal bermain di sekitar rumah.
Jelang 15 menit, M Jamil orang tua Naufal terlihat mencari buah hatinya tersebut di luar rumah. Namun bocah kecil itu tidak ditemukan. Belakangan, M Jamil menjerit histeris saat menemukan buah hatinya itu terapung di dalam sumur dengan kondisi sudah tidak bernyawa. Tidak diketahui bagaimana korban terjatuh di dalam sumur, lantaran saat kejadian tidak satupun saksi mata melihatnya.
Jasad Naufal juga sempat dibawa ke Rumah Sakit Ibu dan Anak Beureunuen, Kecamatan Mutiara Timur untuk dilakukan pemeriksaan secara medis. Kemudian diantar ke tempat pengistirahatan terakhir di Gampong Meunasah Leuhob Bambi.
Kapolres Pidie, AKBP Dumadi, melalui Kapolsek Mutiara, Iptu Basri, yang dihubungi Prohaba, kemarin, membenarkan, Naufal bin M Jamil warga Gampong Meunasah Leuhob meninggal setelah jatuh ke sumur. “Betul adanya peristiwa tewasnya bocah berumur 2,5 tahun karena kami telah melakukan pengecekan,” kata Kapolsek Mutiara.
Ia mengimbau, kepada orang tua supaya tidak membiarkan anaknya yang masih bocah bermain sendiri. Sebab, jika orang tua tidak mengawal anaknya secara ketat, maka bahaya akan mengincar.(naz)
Berdasarkan informasi yang diperoleh Prohaba, Rabu (15/2) menyebutkan, pada hari naas tersebut Naufal yang masih bocah itu dibawa orang tuanya ke Gampong Bale Busu, dengan tujuan membezuk ibu kandungnya yang dirawat di rumah bidan Fatimah binti Yusuf (38). Kala itu, orang tuanya melepaskan Naufal bermain di sekitar rumah.
Jelang 15 menit, M Jamil orang tua Naufal terlihat mencari buah hatinya tersebut di luar rumah. Namun bocah kecil itu tidak ditemukan. Belakangan, M Jamil menjerit histeris saat menemukan buah hatinya itu terapung di dalam sumur dengan kondisi sudah tidak bernyawa. Tidak diketahui bagaimana korban terjatuh di dalam sumur, lantaran saat kejadian tidak satupun saksi mata melihatnya.
Jasad Naufal juga sempat dibawa ke Rumah Sakit Ibu dan Anak Beureunuen, Kecamatan Mutiara Timur untuk dilakukan pemeriksaan secara medis. Kemudian diantar ke tempat pengistirahatan terakhir di Gampong Meunasah Leuhob Bambi.
Kapolres Pidie, AKBP Dumadi, melalui Kapolsek Mutiara, Iptu Basri, yang dihubungi Prohaba, kemarin, membenarkan, Naufal bin M Jamil warga Gampong Meunasah Leuhob meninggal setelah jatuh ke sumur. “Betul adanya peristiwa tewasnya bocah berumur 2,5 tahun karena kami telah melakukan pengecekan,” kata Kapolsek Mutiara.
Ia mengimbau, kepada orang tua supaya tidak membiarkan anaknya yang masih bocah bermain sendiri. Sebab, jika orang tua tidak mengawal anaknya secara ketat, maka bahaya akan mengincar.(naz)
Editor : bakri
