Gasnya tidak Beracun
Jumat, 17 Februari 2012 10:13 WIB
Berita Terkait
- Populasi Gajah di Aceh Kian Terancam
- Ormas Islam dan Warga Minta Hentikan Kontes Waria
- Walhi Gelar Pelatihan Foto Lingkungan
- Warga Lampanah Datangi Bapedal Aceh
- Warga Protes Karaoke Dekat Masjid dan Pesantren
- Maman dan Silvia Duta Lingkungan Aceh Barat
- Seorang Warga Nyaris Jadi Korban Harimau
- Boad Pengangkut Anggota Pansus Bertabrakan
- Inilah Duta Lingkungan Sabang
- Polisi akan Berikan Kartu Identitas
Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Drs Armia Fahmi mengatakan, berdasarkan keterangan Kepala Help Safety Emergency (HSE) PT Pertamina EP Rantau, Krisman J Sihotang, gas yang ke luar bersama lumpur di pekarangan SMPN 1 Kejuruan Muda itu tidak beracun.
“Pertamina juga akan melakukan upaya pengecoran setelah gas liar tersebut berhenti,” kata Kapolres.
Untuk menghentikan keluarnya gas liar bercampur lumpur itu, Pertamina melakukan tindakan sirkulasi, yakni dengan menguras lumpur di RNT-SZ Reg 2. “Mungkin tadi lumpurnya tidak ke luar, makanya kita keluarkan,” ujar Tergiah Sembiring, Kepala Layanan Operasi PT Pertamina EP Rantau. (md)
“Pertamina juga akan melakukan upaya pengecoran setelah gas liar tersebut berhenti,” kata Kapolres.
Untuk menghentikan keluarnya gas liar bercampur lumpur itu, Pertamina melakukan tindakan sirkulasi, yakni dengan menguras lumpur di RNT-SZ Reg 2. “Mungkin tadi lumpurnya tidak ke luar, makanya kita keluarkan,” ujar Tergiah Sembiring, Kepala Layanan Operasi PT Pertamina EP Rantau. (md)
Editor : bakri
