Anggota Dewan Minta Warga Waspadai Perdagangan Anak
Kami terima laporan dari seorang orangtua korban yang mengaku anaknya dibawa ke Malaysia oleh agen (calo)
SIGLI - Wakil Ketua DPRK Pidie, Hj Cut Nursulaili mengimbau warga di kabupaten itu supaya hati-hati memberikan izin untuk anaknya bekerja di luar negeri. Sebab, selama ini calo penjualan anak (trafficking) gencara cari mangsa terutama gadis remaja dengan iming-iming kerja di luar negeri.
Nursulaili kepada Serambi Jumat kemarin mengatakan, dua hari lalu pihaknya menerima laporan dari seorang warga, bahwa ada seorang anak perempuan berusia sekitar 15 tahun dijanjikan dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga di Malaysia, namun satu bulan setelah diberangkatkan ke negeri jiran itu tidak ada kabar beritanya lagi.
“Kami terima laporan dari seorang orangtua korban yang mengaku anaknya dibawa ke Malaysia oleh agen (calo) yang mengaku dapat mengurus kerja. Malah dari laporan itu ada beberapa gadis ABG lainnya yang diberangkatkan bersama anak si pelapor itu,” ujar Hj Cut Nursulaili, satu-satunya wanita yang telah dua periode duduk sebagai amggota DPRK Pidie ini.
Maka itu, ia mengimbau supaya masyarakat di Pidie khususnya hati-hati memberikan izin anaknya bekerja ke luar negeri. “Jika calo tidak resmi sebaiknya jangan dilayani karena hal merugikan diri sendiri,” katanya. Korban penjuaan anak juga pernah terungkap di Banda Aceh dua pekan lalu, setelah pihak keluarga korban melaporkan kasus penjualan anak untuk dijadikan pelacur di luar negeri melaporkan ke pihak kepolisian. Pengakuan korban di Banda Aceh, gadis remaja yang menjadi korban trafficking itu dibujuk oleh seorang calo wanita dengan iming-iming akan dicari kerja di Malaysia.
Meskipun tak ada biaya, calo berhasil membawa gadis remaja asal Aceh Besar itu ke Malaysia, yang sebelumnya melalui jaringan yang ada, untuk gadis tersebut berhasil dibuat paspor di Batam. Ternyata, setelah terbang ke Malaysia, gadis tersebut dijual kepada seorang cukong. Selanjutnya, gadis tersebut telah terikat hutang dengan cukong yang membiayai pembuatan pasport dan biaya perjalanan korban hingga sampai ke Malaysia. Sesuai dengan pengakuan korban pula, bahwa dirinya diminta melayani lelaki hidung belang mencapai belasan orang dalam satu malam untuk membayar hutang pada cukong tersebut.(aya/mis)
cara calo
* Menawarkan kerja dan jalan jalan
ke luar negeri semua biaya ditanggung calo
* Yang jadi sasaran gadis remaja terutama
berwajah cantik