Droe Keu Droe

Surat Untuk PT TASPEN Banda Aceh

Saya menerima pensiun separuh dan separuh lagi diberikan kepada anak tiri saya

SAYA mulai menerima pensiun tahun 1998, suami saya (Azram Fachdy) PNS Kantor Gubernur Aceh bagian anggaran bawahan daerah. Saya menerima pensiun separuh dan separuh lagi diberikan kepada anak tiri saya. Saya menerima keputusan itu karena merasa mereka 4 orang itu anak yatim piatu. Sementara saya punya anak laki-laki yang masih kecil, SD, saat itu.

Mereka sebenarnya telah menerima pensiun dari almarhum Ibunya, karena ibunya pensiunan kantor keuangan, sedangkan ayahnya hanya menerima gaji lajang. Sewaktu petugas TASPEN menyatakan saya hanya menerima separuh, anak tiri saya tidak dipanggil dan dihadapkan bersama saya. Untuk pengambilan pensiun pihak TASPEN tidak menerbitkan SK untuk anak-anak tersebut dan saya sendiri (apakah ada SK pensiun 2 ?

Tahun 2009-2010 saya sudah menyurati pihak TASPEN, namun pihak TASPEN menyatakan tak ada lagi karena anak tiri saya tidak pernah membuat laporan pada tahun-tahun ganjil. Bagaimana mereka melapor sedangkan SK tidak ada sama mereka dan tidak pernah dipanggil pihak TASPEN. Ke mana separuh uang saya dari tahun 1998 sampai saat ini? Kemanakah hak anak yatim yang separuh lagi selama 13 tahun?

Surat ini saya buat agar janda pensiun lainnya tidak menderita sepanjang hidupnya.

Wardiah Azdy

Jl. Abdurrahman, Pasar Singkil
Kabupaten Aceh Singkil

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved