Pembacok Tetangga Dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa
Musliadi (26), tersangka yang membacok tetangga dan ibu kandungnya, warga Desa Alue Kupula, Peusangan Siblah Krueng
Kapolres Bireuen, AKBP Yuri Karsono SIK, melalui Kapolsek Peusangan, Ipda Syarifuddin MA menerangkan, Musliadi yang mengalami ganguaan jiwa itu terpaksa harus dirujuk ke rumah sakit jiwa untuk mendapat pengobatan intensif, supaya kalau ia sudah sembuh, kasus pembacokan yang dilakukannya dapat segera diusut. “Saat ini Musliadi belum dapat kita tahan, karena kondisinya masih kurang waras dan harus mendapat perawatan medis atau ahli penyakit jiwa,” terangnya.
Sementara itu, dr Azmiza, dokter Puskesmas Peusangan Siblah Krueng yang membantu merujuk Musliadi ke RSJ Banda Aceh, menambahkan, Musliadi sudah pernah dibawa ke RSJ tersebut dan saat itu kondisinya sudah mulai membaik selama dalam pengawasan pihaknya. “Musliadi sebelumnya dalam pengawasan kami dan ia sudah membaik, tiba-tiba penyakitnya kambuh, sehingga terpaksa kita rujuk kembali ke Banda Aceh,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, kasus penderita putoh kawat (gangguan jiwa-red) yang mengamuk dan membacok tetangga, kembali terulang di Bireuen. Kali ini, pemuda stres bernama Musliadi (26) yang sudah dua kali masuk RSJ Banda Aceh, Kamis (16/2) menjelang magrib membacok dua wanita anak beranak, yang tak lain tetangganya, kedua korban akhirnya dilarikan ke RSUZA Banda Aceh, karena luka bacok parah.(c38)