Warga Lampinueng Dijambret
Tengah asyik menikmati udara malam dan suasana malam mingguan, Sri Andayani (40), dijambret dua pria yang mengendarai sepeda
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 21.00 WIB. Kala itu, Sri berniat pulang ke Lampineung melewati Jalan T Iskandar. Saat hendak tiba di Simpang DPKP dan Jalan Panglima Nyak Makam, dari arah samping kiri Sri tiba-tiba melaju Satria F yang ditumpangi dua pria.
Salah seorang pria yang duduk di belakang sepeda motor itu langsung menyerempet karyawan swasta itu. Pria dimaksud pun menarik-narik tas yang ada di gantungan sepeda motor Honda Vario milik Sri.
Menyadari tasnya ditarik, Sri berusaha sekuat tenaga mempertahankan harta miliknya itu. Namun karena penjambret terus menghentak-hentakan tangannya ke atas-ke bawah, tas itu pun terlepas. Bahkan, Sri nyaris jatuh bersamaan sepeda motornya itu.
Mengetahui tasnya berpindah ke tangan pelaku, Sri pun berusahan meminta bantuan warga. Dia berharap, ada warga yang mengejar penjambret itu. Tapi karena penjambret itu begitu cepat melajukan sepeda motornya, dengan cepat jejak mereka hilang di keremangan jalan menuju Ulee Kareng, Banda Aceh.
“Jangankan untuk mengejar, berteriak minta tolong saja begitu sulit saat kejadian itu. Sampai sekarang, kakak saya masih trauma,” sebut adik Sri Andayani.
Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP Wahyudi Sabhara, mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus itu. “Kami masih menyelidiki dan mengidentifikasi ciri-ciri sepeda motor Satria F yang disebutkan oleh korban,” ujar Wahyudi.(mir)