SMP Negeri 10, Takengon
Dari Urusan Dapur ke Desainer Interior
Torehan prestasi yang telah diraih satu gadis belia di SMP Negeri 10 Unggul Takengon patut dicontoh bagi para pelajar putri lainnya
Fenomena saat ini, para gadis muda mulai enggan berurusan dengan dapur, tetapi tidak untuk Tesayunida Tebe yang masih berusia 14 tahun. Dia yang dalam kesehariannya tercatat sebagai salah seorang anggota Pramuka senang dengan urusan di rumah, mulai dari keasrian tata ruang rumah sampai dapur sambil membantu ibunya.
Kesenangan dan keseriusannya dalam urusan rumah telah membentuk jiwa dan keinginannya untuk menjadi seorang arsitektur profesional dalam bidang desain interior. Gadis mungil ini yang kerap disapa Tera mengaku Pramuka sebagai bagian dari kesibukannya di lingkungan sekolah dan luar jam sekolah yang didukung Kepala Sekolah, Amna SPd.
Putri dan anak semata wayang pasangan Eddy Tebe (ayah) dan Sukarni (ibu) ini juga pernah meraih juara III Pengembaraan Tradisional Kwarcab Pramuka Aceh Tengah 2012. Tesa juga ikut pada Jambore Nasional (Jamnas) Pramuka 2011 di Ogan Komering Ilir (OKI), Teluk Gelam, Sumatera Selatan setelah ikut Jambore Daerah (Jamda) 2011 di Nara Beutong Scout Camp, Nagan Raya.
Gadis kelahiran Takengon, 10 Desember 1998 ini juga jago menari, dibuktikannya dengan juara I Lomba Tari Kreasi yang digelar SMA Negeri 4 Takengon 2011. Tesa mengatakan ingin mengembangkan bakat seni yang turun dari kedua orangtuanya, dengan menjadi seorang desainer interior profesional.
Dia membidik Fakultas Teknik (FT) Universitas Syiah Kuala Banda Aceh dengan jursan arsitektur, atau juga jurusan desain interior di Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU). “Saya ingin menjadi desainer interior, bagian dari seni menata dan mendesain bagian dalam rumah,” ujar Tesayunida didampingi guru pembina, Erni Juniva SPd, kepada Serambi, Senin (20/2).
Tesayunida yang kini duduk di Kelas VIII SMP Negeri 10 Unggul Takengon mengaku senang menata ruangan rumah, sehingga tampak nyaman dan asri.(jalimin)