Kompleks Perkantoran Suka Makmue Sepi
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Nagan Raya di Suka Makmue selepas jam kantor pada pukul 14.00 Wib tampak sepi
Pantauan Serambi, Selasa (21/2) di lokasi kompleks itu tampak sejumlah pasangan remaja berseragam sekolah duduk-duduk di bawah rimbunnya daun sawit. “Kami sangat prihatin dengan kondisi seperti ini, karena terkesan perbuatan ini tak ada yang melarang atau mencegahnya,” kata Yuli seorang warga setempat.
Menurutnya, fenomena rawan maksiat di Kompleks Perkantoran Suka Makmue itu telah lama berlangsung. Namun anehnya terkesan sama sekali tak ada yang melakukan penertiban maupun pembinaan terhadap pelaku yang melanggar Qanun Syariat Islam di wilayah itu. “Pemkab Nagan Raya harus tanggap, jangan biarkan maksiat di wilayah ini merajalela,” katanya.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Nagan Raya Bukhari SE yang dikonfirmasi Serambi, membenarkan bahwa di beberapa lokasi di Kompleks Perkantoran Suka Makmue itu kerap dijadikan arena pacaran oleh kalangan anak muda dan usia sekolah.
“Memang pernah beberapa kali pelanggar ini kita tegur karena berdua-duaan di tempat sepi dan sunyi, akan tetapi hal itu tetap saja terulang,” katanya.
Bukhari berjanji akan melakukan pengawasan dan penertiban dengan mengerahkan personelnya untuk meningkatkan patroli rutin, guna memberantas pelaku maksiat yang ada di kompleks pusat perkantoran di wilayah itu.(edi)