Para Kandidat Teken 'Pilkada Damai'
Rabu, 22 Februari 2012 12:34 WIB

Sejumlah calon bupati/wakil bupati Aceh Tengah 2012-2017 menghadiri pencanangan Pilkada Damai di Lapangan Musara Alun Takengon, Selasa (21/2). Sebanyak 11 pasangan calon bupati/wakil bupati daerah itu menyatakan dukungan terhadap Pilkada Damai tanpa teror dan intimidasi. SERAMBI/JALIMIN
Berita Terkait
- DPRK Bahas Pelantikan Mawardi/Illiza
- Sudah Selesai
- Mawardy-Illiza Sudah bisa Dilantik
- Massa Khuzaimah-Marhaban Demo KIP Agara
- MK Tolak Gugatan Pilkada Aceh Barat
- Bom Rakitan Ditemukan
- MK Tolak Gugatan Pasangan Aiyub-Hasbi
- DPRK Minta Bupati Abdya Tindak Pegawainya
- Gubernur: Harus Berjalan Damai
- KIP Aceh Sambut Baik
* Deklarasi di Aceh Tengah dan Lhokseumawe
TAKENGON - Puluhan pasangan calon dan kandidat kepala daerah di Aceh Tengah dan Kota Lhokseumawe, Selasa (21/2) kemarin, mendatangani kesepakatan untuk mewujudkan pilkada damai di daerahnya. Penandatanganan naskah “deklarasi pilkada damai” di kedua daerah ini, dilakukan di depan unsur muspida, penyelenggara pilkada, dan para pendukung masing-masing kandidat.
Di Aceh Tengah, deklarasi pilkada damai yang digagas KIP bersama muspida dan aparat keamanan setempat, berlangsung di Lapangan Musara Alun, Takengon. Kegiatan ini dihadiri seluruh pasangan calon bupati/wakil bupati Aceh Tengah 2012-2017.
Ketua KIP Aceh Tengah Hamidah SH MH, mengharapkan para pasangan calon harus saling mendukung dan saling menghargai, menghindari aksi teror, intimidasi dan tindakan yang menyakiti orang lain. “Dari hati yang paling dalam, saya meminta kepada seluruh calon bupati/wakil bupati untuk saling mendukung kelancaran pilkada damai di daerah ini,” ujar Hamidah.
Hamidah juga berharap agar para kandidat kepala daerah terus menyosialisasikan pilkada damai ini kepada para pendukungnya, sehingga gejolak yang mulai terjadi di beberapa daerah, tidak sampai merembes ke wilayah Aceh Tengah. Kepada Pemkab Aceh Tengah, Ketua KIP meminta dukungan penuh, baik dukungan dana maupun dukungan fasilitas dan moral lainnya, sehingga pelaksanaan pesta demokrasi ini berjalan lancar.
Ia menyebutkan, ke-11 pasangan calon bupati/wakil bupati adalah putra-putra terbaik bangsa dan pilihan terbaik bagi rakyat. Semua pasangan itu hadir dan ikut menandatangani kesepakatan pilkada damai di Lapangan Musara Alun, Takengon, kemarin.
Empat dari 11 pasangan itu maju melalui parpol (gabungan parpol), yakni Ir H Nasaruddin MM/Drs H Khairul Asmara, Muslim Ibrahim SSTP/Azzama SE MM MSc, Iklil Ilyas Leubee/Muhammad Ridwan, dan Mahreje Wahab/Drs Nasri Lisma.
Tujuh pasang lainnya maju dari jalur perseorangan, yakni H Basri Arita ST/DR Ir Sofyan M Saleh MScEng, Ir Abulia Ibrahim MSi/Syafruddin SPd MM, Bazaruddin Bantamuda/Gimin, Nur Hidayah SH/Tgk Muhammad Nurdin, Ir Abdul Wahab Daud/Sugeng ST, Rasyidin Sali/Fajaruddin ST, dan Ir Mursyid/Ramli.(min)
TAKENGON - Puluhan pasangan calon dan kandidat kepala daerah di Aceh Tengah dan Kota Lhokseumawe, Selasa (21/2) kemarin, mendatangani kesepakatan untuk mewujudkan pilkada damai di daerahnya. Penandatanganan naskah “deklarasi pilkada damai” di kedua daerah ini, dilakukan di depan unsur muspida, penyelenggara pilkada, dan para pendukung masing-masing kandidat.
Di Aceh Tengah, deklarasi pilkada damai yang digagas KIP bersama muspida dan aparat keamanan setempat, berlangsung di Lapangan Musara Alun, Takengon. Kegiatan ini dihadiri seluruh pasangan calon bupati/wakil bupati Aceh Tengah 2012-2017.
Ketua KIP Aceh Tengah Hamidah SH MH, mengharapkan para pasangan calon harus saling mendukung dan saling menghargai, menghindari aksi teror, intimidasi dan tindakan yang menyakiti orang lain. “Dari hati yang paling dalam, saya meminta kepada seluruh calon bupati/wakil bupati untuk saling mendukung kelancaran pilkada damai di daerah ini,” ujar Hamidah.
Hamidah juga berharap agar para kandidat kepala daerah terus menyosialisasikan pilkada damai ini kepada para pendukungnya, sehingga gejolak yang mulai terjadi di beberapa daerah, tidak sampai merembes ke wilayah Aceh Tengah. Kepada Pemkab Aceh Tengah, Ketua KIP meminta dukungan penuh, baik dukungan dana maupun dukungan fasilitas dan moral lainnya, sehingga pelaksanaan pesta demokrasi ini berjalan lancar.
Ia menyebutkan, ke-11 pasangan calon bupati/wakil bupati adalah putra-putra terbaik bangsa dan pilihan terbaik bagi rakyat. Semua pasangan itu hadir dan ikut menandatangani kesepakatan pilkada damai di Lapangan Musara Alun, Takengon, kemarin.
Empat dari 11 pasangan itu maju melalui parpol (gabungan parpol), yakni Ir H Nasaruddin MM/Drs H Khairul Asmara, Muslim Ibrahim SSTP/Azzama SE MM MSc, Iklil Ilyas Leubee/Muhammad Ridwan, dan Mahreje Wahab/Drs Nasri Lisma.
Tujuh pasang lainnya maju dari jalur perseorangan, yakni H Basri Arita ST/DR Ir Sofyan M Saleh MScEng, Ir Abulia Ibrahim MSi/Syafruddin SPd MM, Bazaruddin Bantamuda/Gimin, Nur Hidayah SH/Tgk Muhammad Nurdin, Ir Abdul Wahab Daud/Sugeng ST, Rasyidin Sali/Fajaruddin ST, dan Ir Mursyid/Ramli.(min)
Editor : bakri
