Puting Beliung Sapu Singkil, 14 Rumah Rusak di Singkohor
beberapa barang milik warga yang berada di luar rumah, juga rusak tersapu angin putingbeliung, seperti tangki air dan parabola
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Aceh
Singkil sejak, Selasa (28/2/2012) siang, menyebabkan 14 rumah di Desa Lae
Sipola, Kecamatan Singkohor, hancur. Selain rumah,
beberapa barang milik warga yang berada di luar rumah, juga rusak
tersapu angin putingbeliung, seperti tangki air dan para bola.
Camat Singkohor Ali Hasmi, melalui telpon seluler mengatakan, sejauh ini
tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. "Laporan sementara rumah
yang rusak akibat puting beliung ada 14 unit dan beberapa barang lainnya.
Untuk korban lain, dan jiwa sejauh ini belum ada laporan," kata Ali
Hasmi.
Rumah warga yang rusak tersapu putingbeliung masing-masing milik, Rudi,
Sundok, Saliman, Johan B, Bahagia, Siti Ambia, Aman C, dan Agustriono.
Kemudian rumah milik, Buyung S, Senen B, Sabariah, Samsul Bahri, Sanah U
dan Itomom.
Hujan deras disertai angin kencang, hingga pukul 20.37 WIB masih
mengguyur wilayah Aceh Singkil. Kecamatan Singkohor, berjarak sekitar
dua sampai tiga jam perjalanan menggunakan sepeda motor dari Singkil,
Ibukota Aceh Singkil. Akses jalan menuju salah satu wilayah terpencil di
Bumi Syech Abdurrauf As Singkili tersebut, sekitar lima kilo meter lagi
belum diaspal dan beberapa jembatan masih darurat.(c39)