Berita Lhokseumawe
Haji Uma Evaluasi KEK Arun, Pantau Langsung Kondisi Kawasan Industri dan PAG
Berdasarkan hasil peninjauannya, masih terdapat sejumlah fasilitas yang mengalami kerusakan dan belum dimanfaatkan secara optimal.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma melakukan kunjungan kerja ke kawasan PT Perta Arun Gas (PAG), Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Jumat (22/5/2026).
- Kunjungan dilakukan dalam rangka pengawasan pelaksanaan Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe sekaligus meninjau langsung perkembangan kawasan industri yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi Aceh.
- Kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPD RI terhadap implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2017
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma melakukan kunjungan kerja ke kawasan PT Perta Arun Gas (PAG), Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Jumat (22/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pengawasan pelaksanaan Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe sekaligus meninjau langsung perkembangan kawasan industri yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi Aceh.
Dalam kunjungan itu, Haji Uma didampingi staf dan disambut jajaran manajemen PAG, di antaranya Komisaris PT Perta Arun Gas, Wanda Assyura, serta Technical & Operation Director PAG, Agus Mukorobin.
Rombongan meninjau sejumlah fasilitas strategis di kawasan KEK, mulai dari area kondensat, kawasan tangki penyimpanan, hingga dermaga yang menjadi bagian dari infrastruktur pendukung industri.
Menurut Haji Uma, kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPD RI terhadap implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2017 tentang KEK Arun Lhokseumawe.
“Kita ingin melihat langsung bagaimana progres Kawasan Ekonomi Khusus ini. Setelah mendengar penjelasan dari jajaran PAG dan melihat kondisi di lapangan, tentu ada banyak hal yang menjadi perhatian bersama,” ujar Haji Uma.
Ia mengatakan, sejak KEK Arun dibentuk, masyarakat memiliki harapan besar agar kawasan tersebut mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Aceh, khususnya di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara.
Baca juga: BEM Unimal Sorot Jalan Rusak dan Penerangan Minim di KEK Arun Lhokseumawe
Menurutnya, keberadaan KEK Arun semestinya mampu menarik investasi dalam jumlah besar serta membuka ribuan hingga puluhan ribu lapangan kerja bagi masyarakat.
“Ekspektasi kita bersama, kawasan ini dapat menopang pertumbuhan ekonomi masyarakat dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Namun sampai saat ini perkembangan yang diharapkan belum sepenuhnya terwujud,” katanya.
Dalam evaluasinya, Haji Uma menilai salah satu persoalan utama yang menghambat perkembangan investasi di KEK Arun adalah proses perizinan yang masih panjang dan melibatkan banyak lembaga.
Ia menjelaskan, investor yang ingin berinvestasi tidak hanya berhubungan dengan pengelola kawasan, tetapi juga harus memperoleh berbagai persetujuan terkait penggunaan aset dan lahan yang berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.
“Proses perizinannya cukup panjang. Investor yang ingin membangun usaha di sini harus melalui beberapa tahapan dan berkoordinasi dengan berbagai instansi, termasuk terkait penggunaan aset yang memerlukan persetujuan dari Kementerian Keuangan. Ini menjadi salah satu hambatan,” ujarnya.
Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi di KEK Arun, Jaksa Tunggu Hasil Audit BPKP
Menurut Haji Uma, diperlukan penyederhanaan mekanisme pelayanan investasi agar pengelola kawasan memiliki kewenangan lebih luas dalam mengambil keputusan sehingga proses perizinan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.
| SMPN 1 Lhokseumawe Sabet Empat Kategori Juara FLS3N |
|
|---|
| Cuaca di Lhokseumawe Terik, Ini Prediksi Cuaca Sebagian Aceh Hingga Tiga Hari Kedepan |
|
|---|
| Anna Miswar Kembali Nahkodai Pergunu Kota Lhokseumawe Periode 2026-2031 |
|
|---|
| HIMABIS Unimal Adakan Seminar Bisnis untuk Berwirausaha Mahasiswa |
|
|---|
| Dr Tgk Rizwan Haji Ali Kembali Pimpin Nahdlatul Ulama Lhokseumawe Masa Khidmat 2026–2031 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/H-Sudirman-atau-Haji-Uma-meninjau-fasilitas-industri-di-kawasan-KEK-Arun-Lhokseumawe.jpg)