Jembatan Gosong Jebol, Belasan Sepmor Terperosok
Jembatan darurat berkontruksi kayu yang menghubungkan Gosong Telaga, Kecamatan Singkil Utara, dengan jalan raya Singkil-Subulussalam
“Aku hampir jatuh ke sungai mana dalam sekali. Sepeda motor masuk ke lubang lantai jembatan yang patah, tadinya mau balik lagi tapi tidak bisa mutar,” kata Baho, setelah berhasil melewati jembatan tersebut dengan bantuan warga, Rabu (21/3).
Jembatan darurat itu, menjadi pilihan utama warga dan anak sekolah menuju atau ke luar dari Gosong Telaga. Kendati ada jembatan permanen masuk wilayah itu, dari arah Kampung Baru. “Warga memilih masuk ke Gosong lewat jembatan darurat, karena jarak lebih dekat. Kalau ke jembatan dari arah Kampung Baru butuh waktu tambahan hampir 30 menit,” kata Ishak warga Gosong. Ia mendesak Pemkab Aceh Singkil, segera memperbaiki jembatan tersebut, sebelum ambruk.
Selain lantai jebol, jembatan tersebut miring, dan tiang penyangga sebagian sudah patah. Tahun 2010 lalu, Pemkab Aceh Singkil, telah membuat kesepakatan dengan LSM Kompas yang getol mewakili masyarakat Gosong Telaga, memperjuangkan pembangunan jembatan dimaksud.
Dalam kesepakatan yang ditandatangan Asisten I Drs Azmi, Kadis PU Sulaiman dan pejabat terkait lainnya seperti Said Jufri, Ir Asmardin, Muzni, Ir Bambang dan Deny Oskandar, pembangunan jembatan direncanakan dilakukan 2011 atau 2012.(c39)