A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Dua Siswa Ujian di Polsek Simpang Kiri - Serambi Indonesia
Minggu, 23 November 2014
Serambi Indonesia

Dua Siswa Ujian di Polsek Simpang Kiri

Senin, 16 April 2012 11:58 WIB

Dua Siswa Ujian di Polsek Simpang Kiri
SERAMBINEWS.COM
Dua siswa SMA, Jusandi Manik dan Dona Syahputra Bancin, terpaksa harus mengikuti ujian Nasional (UN) di ruang Kapolsek Simpang Kiri, Senin (16/4) SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Laporan: Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM , SUBULUSSALAM – Sebanyak 1910 siswa SLTA/SMK/MA di Kota Subulussalam mengikuti Ujian Nasional (UN), Senin (16/4) yang berlangsung pada 15 sekolah.

Namun dua siswa bernama Jusandi Manik dan Dona Syahputra Bancin, terpaksa harus mengikuti ujian Nasional (UN) di Mapolsek Simpang Kiri, karena terlibat kasus yang saat ini sedang menjalani proses.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kota Subulussalam, Asmial kepada Serambinews.com membenarkan dua siswa di sana harus menjalani ujian nasional di tahanan karena  terlibat kasus hukum. 
Untuk tahun ini, kata Asmial, sebanyak 1710 siswa yang berasal dari 15 sekolah negeri dan swasta, ikut UN. Dua siswa terpaksa ujian di Mapolsek karena terlibat kasus.

Wakil Wali Kota Subulussalam, Affan Alfian Bintang didampingi Kadisdikbudpora Nurhayat, hari pertama UN langsung meninjau ke sekolah-sekolah. Walikota mengingatkan siswa untuk telaten dan tidak berbuat curang dalam menjawab soal-soal UN.

Sementara Kapolres Aceh Singkil AKBP Bambang Syafrianto yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Simpang Kiri AKP Rahman Manurung, berkait kasus dua siswa itu menjelaskan mereka diberikan ikut UN secara khusus di Mapolsek dan mendapat pendampingan. (*)
Editor: ampuh

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas