Kamis, 11 Juni 2026

Dua SPBU Rusak

Dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) rusak, Lawe Desky di Kecamatan Babul Makmur, Agara dan satunya lagi, Tan Saril

Tayang:
Editor: bakri
* Warga Takengon dan Kutacane Kesulitan Dapatkan Bensin

KUTACANE - Dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) rusak, Lawe Desky di Kecamatan Babul Makmur, Agara dan satunya lagi, Tan Saril di Takengon, Aceh Tengah. Fenomena ini telah menyebabkan warga di dua kota itu mulai kesulitan mendapatkan BBM, baik bensin muapun solar.

Dilaporkan, mesin pompa di SPBU Lawe Desky mulai rusak pada Selasa (17/4), sehingga sempat terjadi anrean panjang kendaraan roda dua ataupun empat, menunggu perbaikan mesin. Tetapi, karena tak kunjung bisa diperbaiki, satu per satu pengendara terpaksa mundur teratur dan mencari BBM alternatif di pedagang pengecer.

SPBU tersebut yang terletak sekitar 25 km dari Kutacane yang baru kedatangan truk tanki bensin sebanyak 16 ton, tidak bisa menyalurkan BBM ke pelanggan. Sehingga, stok itu terpaksa mengendap sampai tim teknis dari luar Agara datang untuk memperbaiki mesin pompa yang rusak, diperkirakan terkena guyuran hujan deras yang melanda kawasan tersebut dalam sepekan terakhir.

Sementara, pascaterbakar SPBU Tan Saril Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (12/4) lalu, masyarakat di kota dingin Takengon, mulai kesulitan untuk mendapatkan BBM jenis premium.  Sejak musibah kebakaran itu, hanya satu SPBU yang beroperasi di Kota Takengon, sehingga hampir setiap hari terjadi antrean panjang kendaraan untuk medapatkan bensin.

Berdasarkan pantauan Serambi, kemarin, sebagian besar galon pengecer BBM di seputaran Takengon tak lagi menjual bensin lantaran dipengaruhi tidak beroperasinya SPBU Tan Saril. Bukan hanya di Kota Takengon, kelangkaan BBM untuk beberapa kecamatan juga pasokan BBM jenis premium mulai berkurang.

Sedangkan SPBU di Jalan Lebe Kader, Kampung Lemah terus diserbu antrean kendaraan roda dua dan empat sampai ke badan jalan, mulai dari Kampung Lemah hingga ke Kampung Reje Bukit deretan kendaraan tak pernah sepi.

“Saat saya hendak mengisi bensin di SPBU itu, ternyata antrean kendaraan cukup panjang dan tak mungkin menunggu ikut antrean, walau sebagian besar pedagang pengecer juga tak menjual besin,” ujar Rahman, salah seorang warga Takengon, kemarin.

Menurut dia, sejak SPBU Tan Saril terbakar, masyarakat sangat kesulitan medapatkan bensin dan SPBU satunya belum mampu memenuhi permintaan. “Kami berharap agar SPBU yang terbakar bisa cepat diperbaiki, sehingga berfungsi kembali seperti biasa agar warga tidak terus kesulitan mendapatkan bensin,” harap Rahman.

Seperti diberitakan sebelumnya, SPBU Tan Saril, Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (12/4) pagi, sekira pukul 07.30 WIB, terbakar. Penyebab musibah kebakaran terjadi lantaran salah satu mobil pikap yang sedang antre BBM di SPBU itu, terbakar. Kobaran api juga langsung menyambar mesin pompa bensin (premium) serta sebagian kanopy (atap) ikut terbakar sehingga belum dapat difungsikan lagi.(as/c35)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved