A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

11 Pelaku Maisir dan Mesum Dicambuk di Langsa - Serambi Indonesia
Selasa, 25 November 2014
Serambi Indonesia

11 Pelaku Maisir dan Mesum Dicambuk di Langsa

Sabtu, 21 April 2012 10:01 WIB

11 Pelaku Maisir dan Mesum Dicambuk di Langsa
Seorang terpidana merintih kesakitan saat dicambuk oleh algojo di depan umum, di Tribun Lapangan Merdeka Langsa, Jumat (20/4) sore. SERAMBI/ZUBIR
LANGSA - Sebanyak 11 pelaku maisir (perjudian) dan khalwat (mesum), yang telah divonis masing-masing 12, 6, dan 4 kali cambuk oleh Mahkamah Syar’iah Langsa, Jumat (20/4) sore dieksekusi cambuk di Tribun Lapangan Merdeka Langsa. Dari 11 terhukum itu seorang diantaranya adalah seorang wanita.

Amatan Serambi, uqubat terhadap 11 terlibat maisir dan khalwat ini dimulai sejak pukul 15.30 WIB dan berakhir hingga pukul 16.15 WIB, juga disaksikan ratusan warga. Dua eksekutor (algojo) yang telah mengenakan pakaian khusus serta menutupi wajahnya dengan topeng ini secara bergantian melakukan ekseskusi cambuk ke 11 terhukum tersebut.

Pelaksanaan eksekusi cambuk ini juga mendapat pengawalan ketat puluhan personel Polres Langsa, Satpol PP, Wihayatul Hisbah (WH) setempat. Hadir pada acara itu, Kajari Langsa, Adonis SH MH, Kadis Syariat Islam Drs Ibrahim Latif MM, Kabag Ops Polres Langsa, Kompol Syaiful Hadi Rahman SIK, Kasat Reskrim AKP Warosidi SH SIK, Kepala PN Langsa, Tgk H Muhammad Hasan Kasim, Kasipidum Kajari Putra Masduri SH, dan lainnya.

Dari 11 terhukum itu, dua diantaranya bersalah melanggar Qanun Nomor 13 Tahun 2003 tentang maisir, karena telah melakukan perbuatan yang sama sebanyak dua dan tiga kali, mendapat hukuman cambuk 12 kali. Sedangkan untuk dua terhukum kasus mesum diantaranya seorang lelaki dan satunya wanita, dan terbukti melanggar Qanun Nomor 14 Tahun 2003 tentang khalwat/mesum, masing-masing dicambuk sembilan kali cambuk.

Sedangkan satu terhukum kasus maisir karena masih berstatus pelajar maka hanya mendapat hukuman cambuk sebanyak empat kali, dan enam orang terpidana kasus maisir lainnya masing-masing dikenakan hukuman cambuk sebanyak enam kali. Eksekusi cambuk ini sempat menjadi tertawaan penonton. Karena ada dua terpidana yang sedang menjalani eksekusi cambuk merintih kesakitan, dan ada yang berpura-pura menjatuhkan diri menahan sakit cambukan dengan rotan eksekutor. (c42)

Kadis Syariat Islam Langsa, Drs Abdul Latif mengatakan, bahwa yang menjalani eksekusi cambuk itu 11 orang. Disebutkan, untuk pelaku mesum adalah Buyung Sudrajat dan Munira, yang melanggar Qanun 14 tahun 2003 tentang khalwat/ mesum.(c42)

mereka yang dicambuk


* Inisial Fer (pelajar), kasus maisir 4 kali cambuk
* Syaiful Bahri, Abdul Wahab, Indra Wahyudin, Suhendri, Hanafiah,            Rasi’in, kasus maisir masing-masing 6 kali cambuk
* Hermansyah dan Juanda Fajar, kasus maisir 12 kali cambuk
* Buyung Sudrajat dan Nadira, kasus mesum (khalwat) masing-masing 9       kali cambuk.(c42)
Editor: hasyim

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas