Suami Istri Tewas Tersengat Arus Listrik
Pasangan suami istri Zakaria (56) dan Kamiyem (50) warga Dusun Permai, Desa Cinta Raja Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang
Sekretaris Mukim Kemukiman Bandar Baru, Erwan, Jumat (21/4) mengatakan, pada hari naas itu Zakaria bermaksud membuat loteng kamar rumahnya. Zakaria sendiri baru lima bulan menempati rumah barunya yang belum begitu selesai. Pasangan ini tidak dikarunia anak, di rumah itu ia tinggal bertiga bersama orang tuanya.
Pihak keluarga Zakaria, tidak mengetahui persis bagaimana insiden tersebut terjadi. Tiba-tiba saja pasangan suami istri ini ditemukan tidak bernyawa lagi oleh tetangganya yang mencoba memberikan pertolongan.
Diperkirakan, pada saat ingin membuat loteng, Zakaria menggunakan penerang dari lampu listrik karena di atas gelap. Diduga pada saat berada di atas, korban tersetrum dan jatuh bersama kabel lampu ke lantai dalam posisi telungkup. Bola lampu dan sarangnya pecah dan tepat berada di bawah dada korban sehingga arus listrik menyetrum ke tubuh korban.
Melihat suaminya jatuh, istrinya Kamiyem mencoba memberikan pertolongan kepada korban namun yang terjadi sebaliknya, ia sendiri ikut tersetrum sehingga kedua pasangan ini meninggal dalam posisi berdekatan. Orang tua Zakaria, Umi Kalsum yang sedang sakit menjerit meminta pertolongan kepada tetangga. Warga yang datang mencoba meberikan pertolongan dengan mematikan arus listrik. Istri korban sempat di bawa ke rumah sakit namuan nyawanya tidak tertolong lagi.
Wakil Bupati Aceh Tamiang, Awaluddin yang trurut melayat ke rtumah duka mengaku prihatian dengan kondisi tersebut dan berharap pihak PLN dapat mensosialisasi cara mengantisipasi agar warga tidak tersetrum. Sehingga tidak ada lagi warga Tamiang yang tewas sia-sia karena ketidak tahuan cara penanganan saat ada korban yang tersetrum arus listrik.(md)