Pembangunan Jembatan Luengsa belum Tuntas
Koordinator Program LSM Acheh Future, Ronifahlefi ST, mendesak pemerintah dan pihak-pihak terkait agar menyelesaikan pembangunan
Jembatan tersebut, kata dia, merupakan urat nadi urat nadi perekonomian warga setempat, meliputi Desa Meunasah Asan, Meunasah Tingkuem, Pante Bayam, Lueng Dua, dan Gampong Matang Guru, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur.
“Kami menerima banyak keluhan dari masyarakat mengenai jembatan itu,” kata Roni Vahlefi kepada Serambi, Rabu (25/4).
Dikatakan, pembangunan tahap pertama jembatan Luengsa dimulai pada tahun 2010 lalu. Tetapi saat ini pembangunannya sudah terhenti.
Akibatnya, warga terpaksa melintasi jembatan lama yang kondisinya sudah sangat membahayakan. Saban tahun ungkap Roni Vahlefi, selalu saja ada warga yang jadi korban. “Konstruksi jembatan lama sangat memprihatinkan dan bakal roboh karena besi tiang dan leger jembatan sudah berkarat. Mudah-mudahan tidak ada lagi korban berjatuhan di jembatan tua ini,” harapnya.(yuh)